![]()
Ringkas: Penulis membuat watch face Pixel Watch yang menampilkan level stres seperti mood ring dengan memakai data detak jantung dan bantuan Gemini di Android Studio. Prosesnya disebut hanya butuh beberapa menit untuk memulai, meski tetap perlu penyesuaian manual.
Stres adalah sesuatu yang mudah dirasakan, tetapi tidak selalu mudah dilihat. Di situlah kegunaan smartwatch seperti Pixel Watch: Anda bisa melihat banyak data tubuh langsung di pergelangan tangan. Angka memang berguna, tetapi penulis membayangkan bagaimana jika watch face di jam itu bekerja seperti mood ring untuk menunjukkan level stres.
Asal ide watch face Pixel Watch ala mood ring
Mood ring pertama kali diperkenalkan pada era 1970-an, lalu kembali populer pada masa Y2K. Cincin ini memakai “batu” dengan senyawa peka suhu yang berubah warna berdasarkan temperatur. Biasanya, suhu kulit yang lebih tinggi menghasilkan warna yang diasosiasikan dengan stres seperti merah atau ungu, sedangkan suhu yang lebih rendah berarti warna tenang seperti hijau dan biru.
Tentu saja, mood ring murah seperti itu tidak benar-benar bisa mendeteksi suasana hati. Namun smartwatch punya sensor yang memungkinkan pengukuran tubuh sungguhan. Karena itu, penulis membawa ide tersebut ke Android Studio dan memakai Gemini untuk membuat face baru bagi Pixel Watch miliknya.
Membuat watch face kustom kini jauh lebih mudah
Menurut penulis, Anda juga bisa melakukannya. Salah satu pembaruan paling penting untuk platform Android tahun ini justru tidak hadir di ponsel. Pada Mei lalu, Google menambahkan Gemini ke Android Studio. Sebelumnya, membuat aplikasi Android dengan bantuan AI sudah memungkinkan, tetapi kini ada agen AI yang tertanam langsung dan siap mengikuti perintah pengguna.
Penulis mengatakan ia sudah cukup sering bereksperimen dengan fitur ini. Ia pernah membuat watch face iseng, editor markdown sederhana, serta proyek terbesarnya berupa launcher homescreen terinspirasi webOS. Bagi seseorang yang menyukai desain tetapi selalu merasa gentar dengan coding, kehadiran fitur ini membuka banyak kemungkinan baru. Hambatan untuk membangun pengalaman buatannya sendiri, menurut dia, kini tidak lagi terasa.
Kembali ke watch face mood ring tadi, ada beberapa complication jam yang bisa dipakai untuk mengukur “stres”, bergantung pada smartwatch dan aplikasi kesehatan yang digunakan. Complication adalah elemen kecil di watch face yang menampilkan data atau pintasan. Beberapa perangkat mungkin punya complication “Stress” secara langsung, tetapi yang hampir pasti dimiliki semua perangkat adalah pengukuran detak jantung dasar. Itulah data yang dipilih penulis untuk watch face buatannya.
Sejujurnya, proses pembuatannya disebut cukup sederhana. Setelah membuat proyek watch face baru di Android Studio, prompt pertamanya adalah:
I would like to create a watch face with a gradient color background that translates to the wearer's stress level.
Iterasi pertama menghasilkan complication latar belakang layar penuh, jam, dan teks “Hello, world!”. Gemini membuat tiga zona dengan warna berbeda, masing-masing dikaitkan dengan persentase dari complication apa pun yang dipilih pengguna. Saat persentasenya berubah, face itu memudar dari satu warna ke warna lain. Menurut penulis, itu adalah titik awal yang bagus.
Penyempurnaan watch face dengan Gemini di Android Studio
Langkah berikutnya adalah mengganti “Hello, world!” dengan angka detak jantung saat ini. Penulis juga ingin memakai font kustom untuk teks di layar, sehingga ia mengunggah file OTF ke folder yang diarahkan oleh Gemini. Ia juga merasa akan menarik jika ada ikon kecil untuk menunjukkan apakah detak jantung sedang naik atau turun, tetapi Gemini menjelaskan bahwa watch face tidak diizinkan membaca data dari sebuah complication, dan penulis menilai itu sebagai fitur yang baik.
Pada tahap ini, penulis menyadari perubahan warnanya belum bekerja seperti yang diinginkan. Pendekatan awal dari Gemini tidak cocok. Sebagai gantinya, ia meminta Gemini membuat empat zona dengan rentang BPM tertentu. BPM adalah beats per minute, atau jumlah detak jantung per menit. Perlu beberapa kali percobaan, tetapi pada akhirnya hasilnya bekerja sesuai bayangan penulis.
Menurut penulis, memakai Gemini untuk mengerjakan instruksi seperti ini memang keren, tetapi juga menjadi cara belajar yang bagus. Dengan melihat kode berubah langsung di depan mata, ia bisa memahami bagaimana semuanya dibuat. Saat font sedang ditambahkan, ia dapat mengenali bagian yang bertanggung jawab atas teks di layar. Dari sana, ia mendapat kepercayaan diri untuk melakukan beberapa perubahan sendiri, seperti memperbesar ukuran jam dan memindahkannya lebih ke atas di layar.
Hasil akhirnya sederhana, tetapi sesuai tujuan
Secara keseluruhan, watch face ini sangat sederhana, tetapi melakukan persis apa yang diinginkan penulis. Ia bisa melirik Pixel Watch miliknya dengan cepat untuk menilai level stres. Memang, angka detak jantung saja sebenarnya sudah bisa melakukan hal itu di watch face mana pun, tetapi warna gradien disebut lebih efektif. Pesan penulis, jika Anda punya ide acak untuk aplikasi Android atau watch face, cobalah membuatnya.
Poin penting
- watch face Pixel Watch mood ring
- Gemini hadir di Android Studio
- detak jantung jadi indikator stres
- empat zona warna berbasis BPM
- font OTF kustom ditambahkan
- watch face tak baca data complication
Pada akhirnya, artikel ini menunjukkan bahwa dengan Gemini di Android Studio, membuat watch face Pixel Watch yang sederhana tetapi fungsional kini jauh lebih mudah, selama pengguna tetap mau menyempurnakan hasilnya secara manual. Sumber: https://www.howtogeek.com/my-pixel-watch-now-shows-my-stress-level-like-a-mood-ring/