
Ringkas: Windows memiliki sejumlah fitur bawaan yang mudah terlewat, mulai dari Clipboard History dan Virtual Desktops hingga Focus Sessions serta Snipping Tool.
Windows kadang terasa kurang memiliki fitur lanjutan dibandingkan sistem operasi lain. Namun, sebenarnya Windows menyediakan banyak alat canggih. Masalahnya, fitur-fitur tersebut sering tersembunyi di dalam menu atau tidak langsung terlihat, sehingga Anda harus mengetahui keberadaannya agar bisa menggunakannya.
Clipboard History Windows agar Salinan Tidak Hilang
Clipboard virtual adalah tempat untuk menyimpan semua hal yang baru-baru ini Anda salin. Anda mungkin sudah melihat dan menggunakannya pada keyboard ponsel, tetapi banyak orang tidak menyadari bahwa Windows juga memiliki fitur ini dan aksesnya cukup mudah.
Untuk membuka Clipboard History, tekan Windows+V. Fitur ini nonaktif secara bawaan, tetapi Windows akan menanyakan apakah Anda ingin mengaktifkannya.
Alternatifnya, aktifkan melalui Settings > System > Clipboard. Di sana juga tersedia pilihan untuk menyinkronkan Clipboard History di seluruh perangkat Anda jika diinginkan.
Setelah aktif, clipboard akan menyimpan 25 item terakhir yang disalin. Jika Anda memiliki template tertentu yang sering disalin dan ditempel dari dokumen, Anda dapat menyematkan item yang paling sering dipakai agar selalu tersimpan, bahkan setelah PC dimulai ulang.
Penulis menggunakan beberapa item seperti ini, dan trik tersebut telah menghemat berjam-jam pekerjaan salin-tempel yang tidak perlu selama beberapa tahun terakhir.
Virtual Desktops Windows untuk Satu Monitor
Pernah menginginkan lebih dari satu monitor tetapi tidak memiliki ruang untuk itu?
Dengan Virtual Desktops, Anda dapat membuat beberapa ruang kerja pada monitor yang sama dan berpindah dengan mulus di antara tata letak berbeda dalam satu perangkat. Fitur ini juga berguna bagi pengguna multi-monitor karena semua layar yang terhubung akan berpindah ke ruang kerja baru saat menggunakan Virtual Desktops.
Untuk membuat desktop virtual baru, tekan Windows+Ctrl+D, yang langsung membawa Anda ke desktop baru tersebut. Anda dapat menutupnya dengan Windows+Ctrl+F4. Untuk berpindah antar-desktop virtual, tekan Windows+Ctrl+Panah Kiri/Panah Kanan atau tekan Windows+Tab, lalu pilih desktop di bagian bawah.
Fitur ini penting untuk multitasking apabila banyak aplikasi terbuka bersamaan dan Anda menginginkan cara yang lebih cepat serta terorganisasi daripada sekadar berpindah aplikasi dengan Alt+Tab.
Untuk memaksimalkan Virtual Desktops, penulis menyarankan mengikat makro yang mudah digunakan ke keyboard atau macro pad terpisah, alih-alih mengandalkan tombol pintas bawaan Windows. Perlu dicatat, seperti desktop biasa, semua aplikasi akan ditutup ketika PC dimatikan. Untuk mempertahankan tata letak, pertimbangkan membiarkan PC dalam mode hibernasi.
Focus Sessions, Timer Pomodoro Bawaan Windows
Banyak orang yang bekerja menggunakan Windows merasa timer Pomodoro membantu mereka tetap fokus sekaligus menjaga kesehatan mental dan fisik. Teknik Pomodoro pada dasarnya mengharuskan seseorang bekerja selama 25 menit, lalu beristirahat singkat selama 5 menit untuk bernapas, berjalan, melakukan peregangan, dan minum air.
Pengguna Teknik Pomodoro sering mengandalkan aplikasi Pomodoro pihak ketiga di ponsel atau PC, maupun ekstensi browser, untuk melacak waktu. Namun, Anda tidak perlu mencari lebih jauh dari aplikasi Clock bawaan Windows.
Aplikasi Clock memiliki timer Focus Sessions yang secara bawaan diatur selama 25 menit. Aplikasi ini juga melacak progres Anda, dan Anda bahkan dapat menambahkan tugas yang perlu diselesaikan pada hari itu.
Snipping Tool Windows 11 Lebih dari Sekadar Screenshot
Windows memiliki alat tangkapan layar bernama Snipping Tool, yang awalnya disebut Snip & Sketch, sejak Windows Vista. Jika pernah mengambil dan memangkas screenshot di Windows 11 dengannya, Anda tentu mengetahui betapa praktisnya alat ini.
Jika belum pernah menggunakannya, buka Snipping Tool dengan menekan Windows+Shift+S. Setelah itu, gunakan mouse untuk memilih bagian layar yang ingin diambil, dan hasilnya akan otomatis disalin ke clipboard.
Namun, Microsoft telah meningkatkan Snipping Tool di Windows 11 secara signifikan dengan sejumlah fitur baru yang kuat. Saat membuka Snipping Tool, terdapat toolbar di bagian atas yang dilengkapi alat tambahan.
Anda dapat merekam seluruh layar, memakai color picker untuk segera mendapatkan kode warna HEX, serta menggunakan Text Extractor. Text Extractor adalah alat Optical Character Recognition (OCR), yaitu teknologi yang mengubah teks dalam gambar menjadi teks yang bisa dipilih, disalin, dan ditempel.
Fitur ini sangat membantu saat Anda perlu menyalin teks dari gambar dengan cepat tanpa membuang waktu mencari alat online atau alat pihak ketiga yang tepat.
PowerToys Menambah Kemampuan Windows
Walaupun Windows 11 kini lebih mumpuni daripada sebelumnya, masih ada sejumlah fitur lanjutan yang diharapkan penulis tersedia langsung secara bawaan. Untungnya, Microsoft menyediakan PowerToys, kumpulan alat gratis dan sumber terbuka yang menambahkan atau meningkatkan fungsi banyak fitur yang sudah ada.
PowerToys mencakup Text Extractor yang telah disebutkan, utilitas mouse tambahan, template yang dipersonalisasi di File Explorer, dan lainnya.
Secara keseluruhan, alat-alat bawaan ini dapat membuat Windows lebih teratur dan produktif tanpa perlu selalu memasang aplikasi tambahan.
Poin penting
- Clipboard History menyimpan 25 salinan
- Sinkronisasi clipboard antarperangkat
- Virtual Desktops untuk multitasking
- Focus Sessions 25 menit
- Snipping Tool dengan Text Extractor
- PowerToys gratis dan sumber terbuka