
Ringkas: Lima widget Android ini menangani sebagian besar interaksi rutin dengan Google Calendar, Google Keep, Google Maps, Spotify, dan WhatsApp langsung dari layar utama.
Saya dulu menganggap widget Android hanya sebagai panel informasi kecil di layar utama. Pandangan itu berubah ketika saya menyadari ada sejumlah aplikasi yang dibuka sekadar untuk melihat sesuatu, lalu langsung ditutup. Saya pun mulai memperlakukan widget sebagai pintasan fungsional, bukan sekadar elemen antarmuka yang menarik, sehingga kebiasaan membuka aplikasi dapat dikurangi.
Seiring waktu, beberapa aplikasi yang sebelumnya saya buka setiap hari tergantikan oleh widget yang mudah dijangkau. Sebagian widget berukuran cukup besar untuk ditempatkan bersama ikon aplikasi biasa, jadi saya menyediakan satu halaman layar utama khusus untuk semuanya. Seluruh aplikasinya masih terpasang, tetapi kini jarang perlu saya buka. Berikut lima widget yang memberi perubahan terbesar.
Google Calendar untuk melihat jadwal mendatang
Saya bisa memperoleh sebagian besar informasi Google Calendar tanpa meninggalkan layar utama. Tampilan bergaya agenda menyajikan daftar janji dan acara mendatang secara berurutan. Dengan sekali melihat, saya langsung mengetahui jadwal berikutnya tanpa harus menunggu notifikasi menampilkannya.
Widget Google Calendar bukan sekadar panel yang hanya bisa dibaca karena juga bersifat interaktif. Mengetuk tanda “+” memungkinkan saya menambahkan acara atau tugas, sementara menggulir widget akan memperlihatkan jadwal untuk beberapa hari berikutnya. Saya juga dapat langsung membuka acara tertentu dari widget. Semua itu dilakukan tanpa perlu menavigasi aplikasi melalui beberapa ketukan tambahan.
Hal ini mungkin terlihat sepele, tetapi Google Calendar bisa dibilang merupakan contoh terbaik dari aplikasi yang tidak perlu dibuka setiap kali saya ingin mendapatkan informasi darinya.
Google Keep untuk memeriksa dan menambahkan catatan
Aplikasi catatan hanya berguna jika Anda ingat untuk membukanya, lalu menemukan catatan yang tepat. Saya menggunakan Google Keep hampir setiap hari untuk memeriksa daftar belanja atau daftar tugas, melihat sesuatu yang telah disimpan, mencatat ide, dan menambahkan pengingat dengan cepat. Widget Google Keep menghilangkan sebagian besar sesi singkat di aplikasi tersebut. Langsung dari layar utama, widget ini menyediakan opsi cepat untuk membuat catatan teks, catatan suara, daftar centang, atau mengambil gambar sebelum sesuatu terlupakan.
Selain pintasan tersebut, widget Google Keep juga menampilkan beberapa catatan di layar utama agar selalu mudah dijangkau. Widget ini juga dapat menyematkan catatan tertentu, seperti daftar belanja mingguan, sehingga terus terlihat dan tidak terkubur tiga ketukan di dalam aplikasi.
Google Maps dan Spotify langsung dari layar utama
Google Maps untuk mengetahui kondisi jalan
Setiap kali hendak pergi ke suatu tempat, Google Maps menjadi aplikasi yang terus saya buka untuk memeriksa petunjuk arah atau kondisi sekitar. Aplikasi ini memiliki beberapa pintasan yang dapat dipilih, termasuk petunjuk arah, mode berkendara, lokasi teman, lokasi yang dibagikan, dan lalu lintas sekitar.
Menurut saya, widget Nearby Traffic cukup membantu. Widget ini menampilkan peta langsung kondisi lalu lintas di sekitar lokasi saya. Dengan demikian, saya bisa mengetahui secara cepat situasi di jalan sebelum berangkat tanpa perlu mengetuk apa pun.
Sementara itu, widget Directions merupakan pilihan praktis jika Anda rutin menggunakan Maps untuk menuju tempat yang sama. Saya dapat menyimpan tujuan yang sering dikunjungi dan langsung memulai navigasi belokan demi belokan hanya dengan satu ketukan, tanpa perlu lagi mengetik dan mencari.
Saya tetap memakai aplikasi Google Maps lengkap untuk pencarian yang lebih panjang, menelusuri rute, atau ketika sedang aktif bernavigasi menuju tempat yang belum dikenal.
Spotify sebagai jalur tercepat menuju musik
Menggunakan Spotify sebelumnya berarti terus membuka dan menutup aplikasi hanya untuk melewati lagu, memeriksa apa yang sedang diputar, atau mengatur pemutaran. Widget kini menangani sebagian besar kebutuhan tersebut. Kontrol pemutaran, sampul album, dan nama lagu yang sedang diputar tersedia langsung di layar utama. Biasanya, itu sudah cukup tanpa harus membuka aplikasi—tidak ada waktu pemuatan, navigasi, atau tanpa sengaja beralih menjelajahi pustaka.
Ini memang kemudahan kecil, tetapi memutar musik seharusnya tidak membutuhkan ketukan tambahan. Setelah terbiasa dengan widget, membuka aplikasi Spotify hanya untuk menekan tombol putar atau berpindah ke lagu berikutnya terasa tidak efisien. Saya baru membuka aplikasinya ketika aktif mencari sesuatu yang baru atau membuat playlist dari awal.
Widget WhatsApp mencegah scrolling tanpa sengaja
Widget WhatsApp tidak menggantikan aplikasi untuk percakapan sebenarnya, tetapi menangani alasan utama saya dahulu membukanya secara kompulsif: memeriksa apakah ada sesuatu yang membutuhkan perhatian. Widget tersebut menampilkan chat terbaru dan jumlah pesan belum dibaca secara sekilas. Jika ada sesuatu yang harus dijawab, saya bisa langsung masuk ke percakapan terkait.
Jika tidak ada yang mendesak, saya tidak perlu membuka WhatsApp. Hal ini penting karena aplikasi perpesanan dapat mengubah pemeriksaan selama sepuluh detik menjadi sesi yang lebih panjang, misalnya ketika melihat percakapan lain lalu menggulir beberapa chat. Widget tidak mengubah seberapa banyak saya menggunakan WhatsApp, tetapi mengurangi seberapa sering saya membukanya tanpa alasan yang jelas.
Layar utama saya kini dapat melakukan lebih banyak hal. Widget sebelumnya terasa seperti fitur pemanis dan jarang berguna, tetapi sekarang benar-benar fungsional. Bagi saya, widget tidak menggantikan aplikasi lengkap, tetapi menangani hampir 80 persen interaksi dari layar utama. Jika Anda belum meninjau aplikasi yang paling sering digunakan dan mempertimbangkan apakah widget dapat menangani bagian rutinnya, hal itu layak dilakukan.
Poin penting
- Lima widget Android fungsional
- Agenda interaktif Google Calendar
- Catatan cepat Google Keep
- Lalu lintas langsung Google Maps
- Kontrol pemutaran Spotify
- Pratinjau chat WhatsApp
Sumber: https://www.howtogeek.com/5-android-widgets-that-replaced-apps-i-used-to-open-every-day/