Minggu, 30 Agustus 2026, Agustus 30, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-30T10:15:55Z
AndroidBeritaGoogleTech

Fitur Termometer Pixel Google Resmi Dihapus di Pixel 11

Minggu, 30 Agustus 2026

Fitur Termometer Pixel Google Resmi Dihapus di Pixel 11

Ringkas: Google menghapus sensor termometer inframerah dari lini Pixel 11 dan menggantinya dengan HiLight, lampu notifikasi visual di sekitar flash kamera. Meski awalnya tampak seperti gimmick, fitur termometer Pixel ternyata cukup berguna untuk beberapa kebutuhan sehari-hari.

Pada Pixel 11 series, Google diam-diam menghapus sensor suhu dari hardware flagship-nya dan menggantinya dengan HiLight, lampu notifikasi baru di sekitar flash kamera. Perubahan ini menandai berakhirnya salah satu fitur Pixel paling aneh sekaligus paling tak terduga manfaatnya.

Fitur termometer Pixel yang awalnya dianggap gimmick

Saat Google memperkenalkan termometer inframerah di Pixel 8 Pro, respons dunia teknologi, termasuk penulis artikel ini, cenderung meremehkannya. Fitur itu terasa seperti peninggalan era pandemi yang datang dua tahun terlambat, dimasukkan ke ponsel hanya karena “kenapa tidak”.

Pada awal kemunculannya, Google juga tidak banyak membantu citra fitur itu. Build software awal menuntut terlalu banyak input pengguna: pengguna harus memilih material seperti plastik, logam, atau kain agar pengukuran akurat sebelum mengambil data suhu. Selain itu, pengukuran suhu tubuh belum bisa dipakai saat peluncuran karena fitur tersebut belum mengantongi persetujuan regulasi.

Penulis mengingat demo pertamanya di kantor Google yang secara harfiah hanya mengecek seberapa panas kopi. Menarik, tetapi jelas bukan penggunaan yang benar-benar dibutuhkan untuk sebuah termometer. Namun setelah Google mendapat izin untuk pengukuran suhu tubuh, fitur ini mulai terasa lebih praktis.

Secara khusus, penulis bercerita pernah merasa lemas saat bepergian dan memakai termometer bawaan Pixel 10 Pro untuk mengecek suhu tubuh. Itu bukan situasi hidup-mati, tetapi momen itu membuatnya menyadari bahwa fitur tersebut mungkin tidak sebegitu gimmicky seperti yang ia bayangkan.

Fungsi termometer Pixel dalam penggunaan sehari-hari

Manfaat termometer Pixel tidak berhenti di sana. Fitur ini menjadi alat yang berguna untuk pengecekan cepat di rumah maupun di luar ruangan. Penulis menggunakannya untuk memeriksa seberapa panas jalan saat musim panas sebelum mengajak anjing jalan-jalan, atau untuk mengukur suhu wajan penggorengan.

Di tempat lain, termometer itu juga dipakai untuk mengecek ulang suhu perangkat elektronik dan peralatan rumah tangga yang dianggap mulai bermasalah. Penulis juga menegaskan bahwa ia bukan satu-satunya; saat Android Authority melakukan polling pengguna tentang cara mereka memakai fitur tersebut, ditemukan lebih banyak kasus penggunaan menarik daripada yang ia bayangkan.

Fitur ini memang tidak dipakai terlalu sering. Jika benar-benar perlu, pengguna masih bisa mengambil termometer khusus. Tetapi ketika dibutuhkan, punya termometer di dalam ponsel yang selalu ada di kantong terasa sangat berguna. Karena itulah, ia mengaku akan merindukannya.

Pixel 11 ganti termometer dengan HiLight

Fitur Termometer Pixel Google Resmi Dihapus di Pixel 11

Dengan Pixel 11 series, Google mengganti modul pengindra suhu dengan cincin lampu ambient di sekitar flash kamera. HiLight berfungsi sebagai sistem notifikasi visual, memakai warna khusus saat kontak favorit menelepon. HiLight juga bisa menampilkan indikator bercahaya saat pengguna berinteraksi dengan Gemini secara hands-free.

Secara tampilan, fitur ini memang terlihat menarik, tetapi dari sisi kegunaan terasa seperti langkah mundur. Penulis menyebut seandainya ada lampu notifikasi, ia lebih memilihnya di bagian depan, atau bahkan di rocker volume maupun tombol daya. Ia juga menilai notifikasi berbasis lampu sebenarnya bukan hal baru, dan beberapa merek lain tampak menjalankannya lebih baik daripada HiLight.

Nothing dengan Glyph lights disebut memberi notifikasi yang lebih imersif, sementara lampu notifikasi samping pada Clicks Communicator yang akan datang kemungkinan lebih mudah terlihat. Jika memang menginginkannya, pengguna juga bisa memakai salah satu dari banyak aplikasi di Play Store untuk menghadirkan notifikasi ambient langsung di panel OLED ponsel.

Penempatan dan keterbatasan software HiLight membuatnya lebih terasa sebagai gimmick visual ketimbang alat yang benar-benar berguna. Namun, di balik itu ada perubahan yang lebih besar dalam prioritas Google: sensor suhu, meski aneh, adalah alat aktif yang memungkinkan ponsel berinteraksi dengan dunia fisik dan mengukur sesuatu yang nyata. HiLight lebih berfokus membuat ponsel terlihat dan terasa lebih menarik, terutama saat interaksi AI.

Pixel kehilangan DNA eksperimennya

Fitur Termometer Pixel Google Resmi Dihapus di Pixel 11

Penulis menilai yang paling mengganggu bukan sekadar hilangnya fitur, melainkan hilangnya karakter. Termometer ini adalah bagian terbaru dari deretan eksperimen hardware aneh Pixel yang pada akhirnya ditinggalkan Google. Sebelumnya ada gestur radar Soli di Pixel 4, sisi ponsel untuk squeeze-for-Assistant di Pixel 2, dan kamera selfie ganda wide-angle di Pixel 3. Hampir semuanya kontroversial saat diluncurkan, dan sebagian besar akhirnya menghilang.

Meski begitu, fitur-fitur aneh itulah yang memberi lini Pixel kepribadian dan membantunya menonjol di tengah pasar perangkat yang semakin seragam. Dalam pasar smartphone yang dipenuhi lempeng kaca yang makin mirip satu sama lain, Google berani mencoba hardware yang tidak biasa untuk melihat mana yang bertahan.

Sensor suhu mungkin memang aneh, tetapi fitur itu menunjukkan bahwa ponsel masih bisa menawarkan lebih dari sekadar kamera lebih baik dan prosesor lebih cepat. Kesediaan untuk bereksperimen itulah yang sejak awal membuat Pixel menarik bagi penulis. Kini, menurutnya, hal itu hilang.

Penulis juga mengakui bahwa tidak semua eksperimen Google pantas mendapat generasi kedua. Soli hampir tak didukung di luar AS, dan squeeze-for-Assistant tidak terlalu berguna. Namun, kamera selfie ganda wide-angle justru dinilai masih layak dipertahankan.

Intinya, ia lebih suka Google mencoba sesuatu yang aneh ketimbang setiap generasi Pixel hanya fokus pada kamera yang sedikit lebih baik, chip yang lebih cepat, atau satu lagi fitur AI. Dengan merapikan Pixel 11 dan mengganti alat hardware unik dengan tren desain yang lebih familiar, Google membuat flagship-nya lebih mudah dipahami pembeli umum, tetapi juga sedikit kurang menarik bagi penggemar teknologi yang menyukai fitur niche.

Poin penting

  • Sensor termometer Pixel 11 dihapus
  • HiLight mengganti sensor suhu
  • Termometer Pixel sempat berguna
  • Pengukuran suhu tubuh sempat tertunda
  • Eksperimen hardware Pixel berkurang
  • Fitur unik memberi kepribadian Pixel

Termometer Pixel mungkin bukan alasan seseorang membeli ponsel seharga US$1.000, tetapi bagi yang memakainya, fitur itu terbukti berguna. Google menggantinya dengan HiLight, namun fungsi visual tersebut tidak bisa mengukur demam atau mengecek panas charger, sehingga hilang pula satu alat kecil yang membuat Pixel terasa berbeda. Sumber: https://www.androidauthority.com/google-pixel-thermometer-dead-miss-3701785/

Fitur Termometer Pixel Google Resmi Dihapus di Pixel 11

Lihat juga