Jumat, 04 September 2026, September 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-04T21:07:30Z
AIBeritaMacTech

Siri AI Tak Akan Jadi Teman Virtual, Ini Alasannya

Jumat, 04 September 2026

Siri AI Tak Akan Jadi Teman Virtual, Ini Alasannya

Siri AI Tak Akan Jadi Teman Virtual, Ini Alasannya

Ringkas: Survei Elon University dan The Washington Post menunjukkan banyak warga Amerika memakai chatbot AI seperti ChatGPT dan Gemini untuk kebutuhan emosional. Apple memastikan Siri AI tidak dirancang untuk mendorong hubungan semu seperti teman atau pasangan romantis.

Elon University bekerja sama dengan The Washington Post untuk melakukan survei yang mengkhawatirkan tentang warga Amerika yang memandang chatbot AI sebagai teman virtual atau terapis. Hasilnya memperkuat keputusan Apple untuk memastikan Siri AI tidak mendorong hubungan semu semacam itu.

Survei ungkap penggunaan chatbot AI sebagai teman

Menurut The Washington Post, lebih dari seperempat warga Amerika memandang chatbot AI dengan cara yang mirip seperti teman dekat atau terapis.

Sebanyak 27% warga Amerika menggunakan chatbot AI seperti ChatGPT dari OpenAI atau Gemini dari Google untuk pertanyaan dan percakapan pribadi, emosional, atau sosial. Penggunaan itu mencakup mencari hiburan, meminta saran hubungan, mengobrol secara romantis, atau mencari koneksi saat sedang sendirian.

Di antara responden yang mengatakan mereka memakai chatbot untuk pertanyaan atau diskusi pribadi dan emosional, hampir 4 dari 10 orang sangat setuju atau agak setuju bahwa mereka terkadang berbicara dengan AI agar merasa tidak terlalu kesepian. Hampir sepertiga responden juga mengatakan chatbot yang paling sering mereka gunakan dianggap sebagai teman.

Sebagian penggunaan ini mungkin memiliki tujuan positif. Namun, kekhawatirannya adalah chatbot yang berperan sebagai pengganti emosional untuk pertemanan dan hubungan romantis dapat mengurangi dorongan seseorang untuk mencurahkan waktu dan usaha dalam membangun koneksi nyata dengan manusia. Kondisi tersebut bisa berkembang menjadi lingkaran yang memperburuk isolasi sosial.

Siri AI tidak mendorong hubungan semu

Eksekutif Apple, Craig Federighi dan Greg Joswiak, mengatakan awal tahun ini bahwa Siri AI tidak akan berperan seperti itu.

Tanya: “Jadi, untuk memastikan, tidak ada pacar perempuan atau pacar laki-laki berbasis AI yang dibuat dengan Siri AI terbaru?”

Jawab: “Tidak, tidak, tidak. Justru sebaliknya. Seperti yang mungkin Anda ketahui, jika menggunakan banyak chatbot yang ada saat ini, mereka sangat berfokus pada keterlibatan pengguna. Dan cenderung menjilat, bukan? Mereka ingin menarik Anda masuk. Mereka mungkin mendorong Anda untuk mengungkapkan hal-hal tentang diri sendiri, lalu menggunakan informasi itu sebagai dasar untuk membangun koneksi.

“Kami memandangnya dengan cara yang benar-benar berlawanan. Siri dirancang untuk mengatakan, dengarkan, itu bukan tujuan saya. Saya di sini untuk membantu Anda. Saya bisa membantu Anda menyelesaikan berbagai hal. Saya bisa membantu Anda mempelajari dunia. Namun, jika Anda mencoba melibatkan Siri sebagai pasangan romantis, Siri tidak bersedia melakukan itu.”

Pandangan 9to5Mac tentang temuan ini

Hasil survei tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan, terutama setelah mendengarkan podcast Suspicious Minds: AI and the Apocalypse yang membahas delusi akibat AI. Sikap yang diambil Apple dalam hal ini dinilai sebagai langkah yang tepat.

Foto oleh Franck V. di Unsplash, dengan modifikasi oleh 9to5Mac.

FTC: Kami menggunakan tautan afiliasi otomatis yang menghasilkan pendapatan.

Siri AI Tak Akan Jadi Teman Virtual, Ini Alasannya

Poin penting

  • 27% memakai chatbot untuk kebutuhan pribadi
  • Chatbot AI dianggap sebagai teman
  • Siri AI menolak peran pasangan romantis
  • Risiko meningkatnya isolasi sosial

Survei ini menunjukkan sebagian warga Amerika sudah menggunakan chatbot AI untuk kebutuhan emosional dan sosial. Apple mengambil pendekatan berbeda dengan merancang Siri AI sebagai alat untuk membantu pengguna, bukan sebagai teman virtual atau pasangan romantis.

Sumber: https://9to5mac.com/2026/09/02/siri-ai-wont-be-your-friend-and-heres-why-that-really-matters/

Lihat juga