Jumat, 04 September 2026, September 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-04T21:07:09Z
AppleBeritaMacTech

Ford Pilih Apple Maps, Bukan Google Maps, untuk EV Baru

Jumat, 04 September 2026

Ford Pilih Apple Maps, Bukan Google Maps, untuk EV Baru

Ford Pilih Apple Maps, Bukan Google Maps, untuk EV Baru

Ford menjelaskan alasan memilih Apple Maps sebagai layanan navigasi native untuk platform kendaraan listrik Universal Electric Vehicle (UEV) mendatang, termasuk model yang kini diketahui bernama Fathom. Produsen mobil tersebut mempertimbangkan Google dan penyedia lain sebelum memutuskan bekerja sama dengan Apple.

Alasan Ford memilih Apple Maps untuk Fathom

Apple mengumumkan kemitraannya dengan Ford pada awal tahun ini. Kerja sama tersebut akan menghadirkan integrasi Apple Maps secara native, atau langsung tertanam, ke dalam platform perangkat lunak kendaraan milik Ford.

Dalam wawancara baru dengan GreenCars, Wakil Presiden Advanced Vehicle Projects Ford Alan Clarke mengatakan perusahaan telah berbicara dengan Apple, Google, dan pihak lain mengenai sistem pemetaan untuk Fathom. Setelah membandingkan berbagai pilihan, Ford akhirnya memilih Apple.

“Kami harus mengoptimalkan kemampuan performa, biaya, kualitas, dan berbagai faktor lainnya. Kami meluangkan waktu untuk menentukan solusi mana yang terbaik.

Ada beberapa hal mengenai Apple Maps.

Salah satunya, layanan ini telah menjadi jauh lebih baik selama beberapa tahun terakhir. Ini merupakan solusi yang sangat bagus. Tim Apple yang bekerja bersama kami juga sangat fleksibel untuk memastikan kami dapat memberikan pengalaman pelanggan terbaik.”

Integrasi navigasi mempertimbangkan jarak tempuh EV

Clarke mengatakan Ford menginginkan hubungan kerja yang erat dengan tim Apple Maps. Sistem pemetaan untuk kendaraan listrik harus memperhitungkan banyak faktor, termasuk jarak tempuh, ketersediaan pengisi daya, cuaca, dan aspek lainnya. Setelah mempertimbangkan seluruh kebutuhan tersebut, Ford menilai Apple menawarkan “solusi terbaik”.

“Kami ingin memastikan adanya integrasi yang benar-benar erat dengan tim tersebut ketika membahas berbagai hal yang harus terjadi di kendaraan: perkiraan jarak tempuh, penentuan sisa jarak yang dapat ditempuh, cara melakukan prakondisi baterai, dan cara pengisian dayanya.

Anda membutuhkan penyedia peta yang hebat, dengan kemampuan memperoleh data elevasi, cuaca, dan peta agar tersedia informasi terbaru yang akurat mengenai pengisi daya.

Kami menilai Apple merupakan solusi terbaik untuk kendaraan ini agar pelanggan memperoleh solusi terbaik.

Menjadi yang pertama juga terasa luar biasa. Apple Maps terlihat indah, dan dengan layar besar untuk menampilkannya, kami memperkirakan hal itu akan memberikan faktor ‘wow’ yang sangat besar bagi pelanggan ketika mereka melihatnya.”

Fathom tidak menggunakan CarPlay Ultra

Clarke juga menegaskan bahwa Ford mengintegrasikan Apple Maps ke platform perangkat lunak native di dalam mobil. Produsen tersebut tidak mengadopsi CarPlay Ultra pada Fathom.

Sebagai gantinya, Fathom akan menyediakan Apple Maps native sekaligus tetap mendukung CarPlay standar dan Android Auto. Melalui CarPlay, pengemudi Ford dapat memilih Apple Maps, Google Maps, Waze, maupun solusi pemetaan lainnya. Mereka juga bisa dengan mudah mengakses berbagai aplikasi CarPlay pihak ketiga.

Wawancara lengkap dengan Alan Clarke dapat ditonton melalui kanal YouTube GreenCars. Keputusan Ford tersebut berarti Fathom akan mengandalkan Apple Maps untuk navigasi bawaan, tanpa menghilangkan pilihan navigasi lain melalui CarPlay dan Android Auto.

Poin penting

  • Apple Maps native di Fathom
  • Google turut dipertimbangkan Ford
  • Integrasi data jarak tempuh EV
  • Tanpa dukungan CarPlay Ultra
  • CarPlay dan Android Auto standar

Ford Pilih Apple Maps, Bukan Google Maps, untuk EV Baru

Sumber: https://9to5mac.com/2026/09/01/ford-explains-why-it-chose-apple-maps-over-google-for-its-new-evs/

Lihat juga