
Ringkas: Motorola memperkenalkan Moto Watch Ultra, smartwatch Wear OS 6 seharga $349 dengan chipset Snapdragon W5+ Gen 1, LTE, dan baterai hingga dua hari.
Motorola akhirnya membuat smartwatch Wear OS baru, tetapi perangkat ini bukan Moto 360. Produk tersebut bernama Moto Watch Ultra dan menjadi langkah baru Motorola untuk kembali ke ekosistem Wear OS.

Moto Watch Ultra kembali ke ekosistem Wear OS
Moto 360 masih dianggap sebagai salah satu smartwatch Android paling ikonik. Perangkat itu menjadi wajah utama pada masa awal “Android Wear”, tetapi Motorola menghentikan lini tersebut setelah beberapa generasi. Nama Moto 360 sempat dihidupkan kembali pada 2020, sebelum kembali menghilang. Kesepakatan lisensi di balik nama tersebut kemungkinan menjadi alasan Motorola tidak memakainya kali ini.
Motorola tetap membuat smartwatch selama periode itu, tetapi seluruhnya menggunakan RTOS. Sistem operasi ini membuat perangkat lebih berfokus pada pelacakan kesehatan dan daya tahan baterai, dengan mengorbankan notifikasi yang lebih berguna serta akses ke ekosistem aplikasi yang lengkap. Upaya terbaru bahkan meniru desain Wear OS meski tetap memiliki keterbatasan tersebut.
Moto Watch Ultra hadir dengan harga $349. Perangkat ini menggunakan chipset Snapdragon W5+ Gen 1, RAM 2 GB, dan penyimpanan 32 GB untuk menjalankan Wear OS 6. Motorola belum menjelaskan apakah ada penyesuaian khusus pada antarmukanya, tetapi kembalinya perusahaan ke ekosistem Wear OS menjadi perkembangan penting. Motorola juga menyebut asisten AI Qira tersedia di perangkat ini.




Spesifikasi Moto Watch Ultra dan fitur kesehatan
Moto Watch Ultra memiliki layar pOLED 1,5 inci dalam bodi berukuran 46 mm dengan ketebalan 12,1 mm. Gambar promosi Motorola membuat bodinya terlihat lebih tebal. Layar tersebut dilindungi Gorilla Glass 3, sedangkan bodinya menggunakan baja tahan karat dengan lapisan brushed dalam pilihan warna silver atau gunmetal.
Motorola menyediakan empat pilihan tali, termasuk bahan silikon dan kulit. Pengguna juga dapat memakai tali universal berukuran 22 mm karena perangkat ini tidak menggunakan konektor khusus, melainkan pin pegas tradisional.
- NFC untuk Google Wallet
- Ketahanan debu dan air IP68 + 5ATM
- Dukungan konektivitas LTE
- Baterai 550 mAh
- Dock magnetik dengan koneksi USB-C
Motorola mengklaim baterainya mampu digunakan selama dua hari. Sebagai perbandingan, Pixel Watch 5 berukuran 45 mm memiliki baterai 465 mAh. Pengisian daya dilakukan melalui dock magnetik yang terhubung menggunakan USB-C.
Untuk fitur kebugaran, Motorola bekerja sama dengan Polar, merek lain yang pernah mencoba masuk ke pasar Wear OS tetapi kemudian meninggalkannya. Fitur yang ditawarkan mencakup target aktivitas, skor aktivitas, zona intensitas, peringatan ketika tidak aktif, sumber energi, serta fitur kesehatan seputar latihan pernapasan dan tidur.
Harga dan jadwal rilis Moto Watch Ultra
Moto Watch Ultra akan tersedia dalam kondisi unlocked mulai 10 September dengan harga $349. Peluncuran melalui Verizon dijadwalkan pada 24 September. Operator lain, termasuk T-Mobile, Metro, dan AT&T, akan menyusul setelahnya.


Pada hari yang sama, Motorola juga meluncurkan Razr (2026) edisi Swarovski. Edisi khusus ini memiliki spesifikasi yang sama dengan model dasar, tetapi memakai casing abu-abu gelap dengan Crystals by Swarovski yang tertanam di bagian belakang. Harganya $100 lebih mahal, yakni $899, dan perangkat ini juga mulai diluncurkan pada 10 September.

Dengan Moto Watch Ultra, Motorola kembali menghadirkan smartwatch berbasis Wear OS setelah sebelumnya berfokus pada perangkat RTOS. Model ini menawarkan Wear OS 6, konektivitas LTE, fitur kebugaran dari Polar, serta daya tahan baterai yang diklaim mencapai dua hari.
Poin penting
- Moto Watch Ultra memakai Wear OS 6
- Harga awal sebesar $349
- Chip Snapdragon W5+ Gen 1
- Dukungan LTE dan Google Wallet
- Baterai 550 mAh hingga dua hari
Sumber: https://9to5google.com/2026/09/03/moto-watch-ultra-wear-os-smartwatch-motorola/