
Ringkas: Spyware dan adware bisa bersembunyi di PC Windows, tetapi sejumlah tool gratis seperti Process Explorer, Autoruns, VirusTotal, Malwarebytes, dan Spybot dapat membantu menemukannya.
Perangkat lunak berbahaya dapat dengan mudah masuk ke komputer dan tetap berada di sana tanpa terdeteksi. Namun, dengan tool yang tepat, Anda bisa memindai sistem dan menghapus spyware, adware, serta program berbahaya lain yang mungkin bersembunyi di PC.
Sering kali, masalah seperti ini terasa seolah hanya bisa ditangani dengan antivirus atau antimalware mahal. Padahal, saat ini ada banyak tool gratis yang dapat membantu melacak file berbahaya di PC dan akhirnya menyingkirkannya.
Process Explorer: Task Manager yang Lebih Mendalam
Process Explorer adalah bagian dari paket Sysinternals milik Microsoft, yang menawarkan fungsi lebih luas dan dapat menggantikan tool bawaan seperti Task Manager. Di Process Explorer, program ini menampilkan handle dan DLL yang telah dibuka atau dimuat oleh proses di sistem. DLL adalah file pustaka yang dipakai aplikasi Windows untuk menjalankan fungsi tertentu.
Tool ini memudahkan pengguna mengidentifikasi DLL mencurigakan yang berjalan di sistem dan mengetahui program mana yang memakai file tersebut. Selain itu, Process Explorer juga berguna untuk melacak masalah versi DLL, kebocoran handle, serta memberikan informasi tentang cara Windows dan aplikasi bekerja.
Tampilannya mungkin terasa mengintimidasi pada awalnya, tetapi antarmukanya cukup ramah pengguna. Setelah beberapa waktu digunakan, fungsi banyak kolom dan tombolnya akan lebih mudah dipahami. Dokumentasi Process Explorer dari Microsoft juga memuat informasi penting tentang cara kerja dan cara menggunakan tool ini dengan lebih efektif.
Bagi pengguna Windows sehari-hari, Process Explorer bisa dianggap sebagai Task Manager dengan kemampuan jauh lebih kuat. Anda tidak hanya dapat melihat proses apa saja yang berjalan dan seberapa besar sumber daya sistem yang digunakan, tetapi juga menjalankan pemindaian VirusTotal langsung dari dalam tool. Ini memberikan pemeriksaan awal dan gambaran umum yang baik tentang kemungkinan tool berbahaya di sistem. Dengan begitu, Anda bisa mencocokkan hash proses dengan hash yang diketahui baik atau buruk, sehingga membantu mendeteksi apakah proses tersebut berbahaya.
Process Explorer juga dapat dipakai untuk melacak aktivitas jaringan pada proses tertentu. Klik kanan proses yang ingin diperiksa, pilih Properties, lalu buka tab TCP/IP. Di sana, Anda dapat melihat semua koneksi jaringan aktif yang digunakan proses tersebut. Ini sangat berguna untuk memeriksa apakah sebuah program di PC sedang terhubung ke server berbahaya atau tidak. Satu kekurangannya, Process Explorer tidak menampilkan riwayat koneksi jaringan. Namun, tool ini tetap berguna untuk mengidentifikasi proses berbahaya yang sedang berjalan.
Terakhir, Process Explorer juga menampilkan perintah Command Prompt yang diperlukan sebuah program untuk berjalan ketika Anda mengarahkan kursor ke proses selama beberapa detik. Memeriksa perintah ini dapat mengungkap key, flag, atau instruksi khusus yang mungkin dipakai program berbahaya untuk mendapatkan akses ke sumber daya sistem.
Autoruns: Melihat Apa Saja yang Berjalan Saat Windows Menyala
Autoruns juga merupakan bagian dari paket Sysinternals. Tool ini menggantikan tab Startup apps di Task Manager dan menampilkan semua aplikasi yang mulai berjalan segera setelah Windows selesai dimuat. Autoruns juga menampilkan proses lain, termasuk file DLL, service, scheduled tasks, bahkan entri registry, semuanya dikelompokkan dalam tab yang jelas.
Autoruns memudahkan pengguna menemukan executable, DLL, dan task berbahaya yang mungkin ikut berjalan saat Windows dinyalakan. Malware kerap menambahkan scheduled task ke Windows agar dapat berjalan otomatis bersama sistem dan mempertahankan keberadaannya. Dengan Autoruns, Anda bisa cepat memeriksa proses mencurigakan, menjalankan pemindaian VirusTotal bila perlu, lalu menghentikannya.
Selain untuk memburu spyware dan program berbahaya lainnya, Autoruns juga berguna untuk mengoptimalkan PC. Alih-alih membuka banyak jendela pengaturan yang tersebar di Windows, Anda dapat menonaktifkan semua program dan proses yang tidak diinginkan saat startup dalam satu tempat. Tool ini juga bermanfaat saat melakukan troubleshooting Windows dengan memeriksa program yang mungkin menyebabkan crash atau ketidakstabilan sistem ketika startup.
Setiap kali menyiapkan PC Windows baru, penulis sumber menggunakan Autoruns dan Process Explorer untuk menghapus file mencurigakan atau tidak diinginkan. Ini disebut sebagai salah satu cara terbaik untuk menghapus bloatware dari PC, bersama tool eksternal seperti Windows 11 Debloater.
Saat memeriksa spyware atau program berbahaya, langkah pertama yang disarankan adalah membuka tab utama Everything dan menghapus centang pada program yang tampak mencurigakan atau tidak diperlukan. Perhatikan secara khusus tab Scheduled Tasks untuk melihat program yang dijadwalkan berjalan, lalu pastikan semua program mencurigakan atau tidak diinginkan dinonaktifkan. Berhati-hatilah agar tidak menonaktifkan proses sistem penting atau entri yang ditandatangani Microsoft. Jika ragu, cari nama file di Google atau periksa melalui VirusTotal sebelum mengambil tindakan.
Setelah itu, restart sistem sederhana akan menunjukkan apakah proses yang dinonaktifkan tadi memang menyebabkan masalah. Setelah proses bermasalah ditemukan, Anda bisa menghapusnya secara permanen dengan mengklik kanan proses dan memilih Delete. Namun, perlu dicatat bahwa ini tidak menghapus file berbahaya itu sendiri atau malware yang mungkin menjadi sumbernya. Langkah tersebut hanya menghentikan proses. Setelah menemukan proses berbahaya, Anda tetap perlu menjalankan tool penghapus malware yang tepat seperti Malwarebytes.
VirusTotal dan Malwarebytes untuk Memeriksa File Berbahaya
VirusTotal: Cek file, URL, alamat IP, dan domain
VirusTotal sejauh ini merupakan tool paling mudah, dan mungkin paling dasar, yang sebaiknya digunakan untuk memeriksa apakah program mencurigakan berbahaya atau tidak. Selain memeriksa file individual untuk tanda-tanda berbahaya, situs ini juga memungkinkan Anda memeriksa URL, hash, alamat IP, dan domain terhadap sebuah basis data.
Dengan VirusTotal, Anda dapat dengan cepat memeriksa apakah file atau URL yang dihubungi oleh sebuah proses di PC bersifat berbahaya. Ini juga menjadi salah satu cara termudah untuk mengecek apakah file yang diunduh aman sebelum digunakan.
Tool ini menguji file Anda menggunakan lebih dari 60 mesin antivirus dari berbagai vendor. Karena tiap antivirus berbeda dan tidak selalu mendeteksi file berbahaya, VirusTotal menjadi cara praktis untuk memeriksa satu file dengan sebanyak mungkin mesin antivirus hanya dalam beberapa klik.
Karena berbasis online, VirusTotal juga tidak bergantung pada platform tertentu. Artinya, Anda dapat mengunggah file dari perangkat apa pun. Ini menghemat waktu dan tenaga, terutama jika Anda ingin memeriksa file yang ditemukan di ponsel atau tablet. Namun, hasilnya tidak bersifat final. Anda mungkin melihat sebagian mesin antivirus menandai masalah, sementara yang lain mengabaikannya. Karena itu, VirusTotal paling baik digunakan sebagai bagian dari sistem pemeriksaan berlapis untuk menilai potensi spyware, adware, dan malware.
Malwarebytes: Pendapat kedua untuk file berbahaya
Malwarebytes adalah salah satu program anti-malware dan antivirus gratis terbaik yang bisa dipasang. Tool ini sering mendeteksi file yang terlewat oleh antivirus lain, termasuk Windows Security, solusi antivirus bawaan Microsoft.
Malwarebytes sangat efektif mendeteksi adware. Tool ini juga dapat mengarantina dan menghapus adware yang tertanam di tool Microsoft seperti Edge, sesuatu yang diketahui kerap diabaikan Windows Security. Malwarebytes juga memiliki rangkaian tool bawaan untuk menyesuaikan pengaturan privasi Windows dan mengontrol aplikasi startup. Jika memilih berlangganan Malwarebytes, Anda juga mendapatkan VPN bawaan dan opsi perlindungan tambahan, termasuk opsi untuk mengaktifkan pemindaian sistem real-time guna mendeteksi ancaman yang masuk.
Perlu ditegaskan, semua ini juga bisa dilakukan dengan Windows Security atau software antivirus lain yang mungkin Anda gunakan. Namun, pemindaian Malwarebytes cenderung lebih mendalam dan sering menangkap file yang mungkin terlewat oleh antivirus lain. Selain itu, antarmukanya jauh lebih mudah dinavigasi bagi pengguna yang bukan ahli komputer, sehingga siapa pun dapat melihat file mencurigakan dengan jelas dan memutuskan tindakan berikutnya.
Spybot – Search & Destroy dan Strategi Pemeriksaan Berlapis
Spybot memang terasa cukup tua pada titik ini; penulis sumber mengingat pernah menggunakannya untuk mencari spyware pada masa awal Kazaa dan Limewire. Namun, meski antarmukanya sudah ketinggalan zaman, Spybot masih menjadi tool yang sangat berguna untuk menemukan dan menghapus adware serta spyware dari komputer karena memang menargetkan keduanya secara spesifik. Spybot memiliki komponen antivirus tambahan, tetapi fitur itu tidak termasuk dalam versi gratis.
Meski tanpa mesin antivirusnya, Spybot tetap menjadi aplikasi anti-spyware yang berguna sebagai pelengkap antivirus yang sudah Anda gunakan. Proses penyiapannya juga intuitif dan memungkinkan pengguna memilih antara perlindungan otomatis dan konfigurasi manual.
Fitur utamanya mencakup deteksi dan penghapusan spyware, adware, software pelacak, keylogger, dan program lain yang tidak diinginkan. Versi gratisnya juga menyertakan fitur System Immunization, yang melindungi sistem dari malware dengan memblokir akses ke situs yang diketahui menjadi tempat malware atau software tidak diinginkan lainnya. Fitur ini juga memblokir cookie pelacak dan plugin browser yang diketahui mengandung malware. Selain itu, tersedia utilitas kontrol program startup dan pemindaian rootkit.
Sebagian besar fitur Spybot lain yang lebih kuat berada di balik paywall. Namun, ketika digunakan bersama tool lain seperti Autoruns, Process Explorer, dan program antivirus, versi gratisnya menawarkan kemampuan yang cukup untuk memberikan perlindungan yang cukup menyeluruh.
Spyware bisa sangat licik, dan menemukannya di sistem, bahkan dengan tool yang tepat, terkadang tetap sulit. Namun, jika Anda menjalankan beberapa pemeriksaan dengan tool yang sesuai, spyware menjadi relatif lebih mudah dikenali dan lebih mudah dihapus. Untuk hasil terbaik, mulai dengan Autoruns dan Process Explorer untuk mengidentifikasi proses serta item startup yang mencurigakan. Setelah itu, konfirmasi file mencurigakan dengan VirusTotal. Terakhir, jalankan pemindaian sistem penuh dengan Malwarebytes dan/atau Spybot untuk menghapus apa pun yang bersembunyi di latar belakang.
Poin penting
- Spyware dan adware di PC
- Process Explorer dan Autoruns
- Pemindaian VirusTotal gratis
- Malwarebytes untuk adware
- Spybot versi gratis
- Pemeriksaan berlapis Windows
Sumber: https://www.makeuseof.com/use-these-free-tools-find-spyware-adware-on-your-pc/