
Ringkas: Menonaktifkan efek transparansi Windows 11 dapat membuat antarmuka terlihat lebih bersih dan, pada PC lama, sedikit membantu performa.
Efek transparansi di Windows 11 memang tidak terlalu mencolok, tetapi mematikannya dapat mengubah tampilan antarmuka menjadi lebih rapi. Penulis yang sebelumnya menyukai Windows Aero di Windows Vista dan Windows 7 kini memilih memakai Windows 11 tanpa efek transparansi, serta tidak berencana mengaktifkannya kembali dalam waktu dekat.
Windows 11 tanpa efek transparansi terlihat lebih bersih
Windows Aero dengan antarmuka kaca tembus pandang menjadi salah satu fitur yang disukai penulis saat hadir di Windows Vista. Efek tersebut juga tetap dipuji di Windows 7, yang masih menjadi versi Windows favoritnya hingga sekarang.
Microsoft kemudian menggunakan efek transparansi yang jauh lebih kalem di Windows 10 dan mempertahankan bahasa desain umum yang sama di Windows 11. Efeknya begitu halus sehingga sebagian besar pengguna mungkin hampir tidak menyadarinya dalam penggunaan Windows sehari-hari.
Pengalaman berbeda dirasakan setelah penulis memperbarui Mac mini ke macOS Tahoe. Antarmuka Liquid Glass baru Apple yang diperkenalkan bersama macOS Tahoe membuat efek buram terasa terlalu kuat dan menyulitkan keterbacaan. Beberapa bulan setelah memasang pembaruan tersebut, efek itu dikurangi sebanyak mungkin. Hasilnya memang belum sempurna, tetapi jauh lebih baik daripada tampilan bawaan yang terlalu terasa seperti kaca.
Setelah beralih ke monitor OLED pada musim semi ini, penulis juga menyadari bahwa tema gelap terlihat jauh lebih baik, baik di Windows maupun macOS. Berkat kontras OLED yang nyaris tak terbatas serta warna yang bagus, mode gelap di PC Windows menjadi lebih disukai. Namun, ada sesuatu yang masih terasa kurang hingga akhirnya ditemukan beberapa minggu lalu.
Saat mengubah sejumlah pengaturan di Windows Settings untuk sebuah artikel, penulis menonaktifkan efek transparansi. Perubahannya memang halus, tetapi tampilan UI Windows tanpa nuansa kaca tersebut ternyata lebih disukai. Efek transparansi pun dibiarkan tetap nonaktif. Kini, antarmuka dinilai terlihat lebih bersih dan lebih rapi daripada sebelumnya.
Warna aksen memberi sentuhan warna pada Windows 11
Untuk mengembalikan sedikit warna yang sebelumnya hadir dari efek transparansi—karena wallpaper hidup Chroma Drencher dari Wallpaper Engine dapat samar terlihat melalui jendela yang terbuka—warna aksen juga diubah. Warna abu-abu gelap yang digunakan selama bertahun-tahun diganti menjadi kuning keemasan yang lebih ceria.
Kombinasi tersebut memberikan sedikit warna pada menu Windows tanpa mengorbankan tampilan yang bersih atau membuatnya terasa membosankan.
Cara menonaktifkan efek transparansi Windows 11
Jika ingin mencoba Windows 11 tanpa efek transparansi, fitur ini dapat dimatikan melalui salah satu dari dua jalur berikut:
- Buka Settings > Personalization > Colors, lalu nonaktifkan tombol Transparency effects
- Buka Settings > Accessibility > Visual effects, lalu nonaktifkan tombol yang sama
Efek transparansi dapat sedikit memengaruhi performa
Pada PC Windows yang lebih lama atau kurang bertenaga, menonaktifkan efek transparansi tidak hanya dapat membuat UI Windows 11 tampak lebih bersih, tetapi juga dapat meningkatkan performa. Peningkatannya tidak besar dan kemungkinan tidak terasa pada perangkat modern. Namun, jika Windows 11 berjalan sangat lambat di PC, sistem mungkin dapat bekerja sedikit lebih cepat tanpa efek transparansi.
Secara keseluruhan, mematikan efek transparansi Windows 11 adalah perubahan kecil yang dapat membuat tampilan antarmuka lebih sesuai bagi pengguna yang menginginkan desain bersih, sekaligus berpotensi memberi sedikit bantuan performa pada PC lama.
Poin penting
- Efek transparansi Windows 11
- Tampilan UI lebih bersih
- Pengaturan Personalization dan Accessibility
- Warna aksen kuning keemasan
- Potensi performa PC lama