Sabtu, 29 Agustus 2026, Agustus 29, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-29T09:45:38Z
GamingTechTutorialWindows

VBS Windows Bisa Pangkas Performa Gaming, Ini Risikonya

Sabtu, 29 Agustus 2026

VBS Windows Bisa Pangkas Performa Gaming, Ini Risikonya

Ringkas: VBS Windows dapat memengaruhi performa gaming dan tugas berat, tetapi mematikannya juga mengurangi lapisan keamanan penting di Windows.

VBS Windows, atau Virtualization-based Security, disebut dapat menyembunyikan sebagian performa gaming karena memakai sumber daya CPU dan RAM untuk keamanan. Namun, meski mematikan fitur ini bisa meningkatkan performa hingga dua digit pada game dan pekerjaan berat seperti rendering atau editing, ada risiko keamanan besar yang membuatnya tidak layak dibiarkan mati.

Cara VBS Windows melindungi PC di balik layar

VBS membuat lingkungan virtual di Windows dengan memakai virtualisasi hardware, terpisah dari kernel Windows. Kernel adalah bagian inti sistem operasi. Dengan pemisahan ini, Windows memiliki area memori terisolasi yang membantu melindungi data sensitif dari serangan malware.

Secara sederhana, VBS bisa dipahami sebagai arsitektur keamanan dasar yang menaungi fitur seperti Memory Integrity, Credential Guard, dan System Guard. Fitur-fitur ini berkaitan dengan keamanan dan fungsi sensitif, termasuk kredensial, keamanan kernel, serta integritas kode, sehingga perlu dipisahkan dari lingkungan Windows normal.

Namun, virtualisasi membutuhkan biaya CPU yang besar. Artinya, sebagian kemampuan chip dipakai untuk mempertahankan keamanan virtual ini. Lingkungan memori yang terisolasi juga membutuhkan RAM sistem sendiri. Saat bermain game atau menjalankan tugas lain yang berat di CPU, seluruh sumber daya tidak benar-benar tersedia penuh karena sebagian dialihkan untuk VBS.

Cara mematikan VBS di Windows

Rekomendasi yang umum adalah mematikan Memory Integrity, tetapi itu hanya satu bagian dari VBS. Menonaktifkannya saja tidak banyak berpengaruh karena fitur lain dalam susunan virtualisasi masih tetap aktif. Untuk mengetahui apakah VBS aktif di sistem, langkahnya adalah:

  • Tekan Windows + R
  • Ketik msinfo32
  • Periksa bagian Virtualization-based Security untuk melihat apakah statusnya aktif

Untuk menonaktifkan VBS, pertama matikan Memory Integrity melalui Windows Security -> Device Security -> Core Isolation -> lalu ubah Memory Integrity menjadi off.

Untuk mematikan VBS secara keseluruhan, pengaturan Registry Windows perlu diubah. Caranya:

  • Buka Registry Editor
  • Tempel alamat ini: HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\DeviceGuard
  • Buat nilai D-Word 32-bit baru dan beri nama EnableVirtualizationBasedSecurity
  • Klik dua kali dan ubah nilainya menjadi 0
  • Restart sistem agar perubahan berlaku

Sangat disarankan untuk mencadangkan Registry sebelum melakukan perubahan ini, karena kesalahan kecil bisa merusak Windows 11 dan berujung pada instalasi ulang dari awal.

Hasil pengujian performa saat VBS aktif dan mati

Konfigurasi sistem yang diuji sudah cukup seimbang dan jarang mengalami bottleneck dari komponen tertentu. Ini memberi gambaran lebih jelas tentang dampak mematikan VBS terhadap performa. Sistem yang digunakan memakai RX 5600XT, Ryzen 5 5600, dan RAM DDR4 16GB.

Metode pengujiannya sederhana: menjalankan game dan benchmark yang berat di CPU hingga penggunaan CPU maksimal, dengan pengaturan yang sama, baik saat VBS aktif maupun tidak aktif. Berikut hasil yang dicatat:

  • Apex Legends: Average FPS 140FPS dengan VBS off, 1% lows 65-75FPS dengan VBS off; Average FPS 143FPS dengan VBS on, 1% lows 78-89FPS dengan VBS on
  • Assassin's Creed Black Flag Resynced: Average FPS 54FPS dengan VBS off, 1% lows 28-34FPS dengan VBS off; Average FPS 55FPS dengan VBS on, 1% lows 30-33FPS dengan VBS on

Seperti yang diperkirakan, peningkatan FPS rata-rata tidak terlalu besar, setidaknya pada judul-judul ini. Namun, peningkatan 1% lows tetap terasa signifikan. Rata-rata, terlihat peningkatan 11,3% pada 1% lows, yang merupakan perbedaan cukup besar. Istilah 1% lows merujuk pada performa di 1% frame paling lambat, yang sering dipakai untuk melihat kelancaran game saat terjadi penurunan performa.

Selain game, Cinebench juga dijalankan untuk melihat apakah performa murni CPU meningkat dan untuk mengeluarkan GPU dari perhitungan. Dengan VBS dimatikan, skor pada tes multi-thread dua kali pass adalah 2401. Dengan VBS aktif, skornya 2307, yang berarti kenaikan hampir 4%.

Mengapa kenaikan performa ini tidak sepadan

VBS memang menambah beban sumber daya, dan mematikannya dapat meningkatkan performa. Namun, langkah ini tidak direkomendasikan karena akan melemahkan keamanan sistem. VBS membuat lingkungan aman agar fitur inti Windows dapat berjalan dan membantu melindungi kredensial.

Mematikannya membuat PC lebih rentan terhadap berbagai serangan, termasuk exploit. Jika ada program berbahaya atau bajakan yang terpasang di PC, program tersebut dapat menjalankan kode tingkat kernel dan membahayakan sistem. Bahkan jika semua yang ada di sistem bersifat resmi, celah keamanan tetap bisa membuatnya dieksploitasi oleh peretas.

Memory Integrity juga akan otomatis dinonaktifkan ketika VBS dimatikan. Ini memberi driver berbahaya peluang lebih besar untuk menyusup ke kernel Windows.

Pada konfigurasi yang lebih baru, keuntungan performa juga tidak akan terlalu besar. Windows memang tidak dikonfigurasi secara default untuk keluaran daya maksimum, tetapi ada beberapa pengaturan yang sebaiknya tidak diutak-atik. Untuk sistem yang cukup baru, peningkatan performanya cenderung kecil, sehingga VBS lebih baik tetap aktif.

Meski begitu, konfigurasi kelas bawah hingga menengah bisa mendapat manfaat lebih besar dari tambahan beberapa frame tersebut. Kenaikan performanya memang menggoda, tetapi risikonya adalah membuka peluang pencurian kredensial. Jika tujuan utama hanya gaming, pengaturan ini bisa dimatikan agar game mendapatkan sumber daya maksimum, tetapi konsekuensinya harus dipahami.

Kesimpulannya, mematikan VBS Windows dapat memberi peningkatan performa pada skenario tertentu, termasuk 1% lows di game dan skor CPU di Cinebench. Namun, peningkatan beberapa frame tidak sebanding dengan hilangnya perlindungan terhadap serangan, driver berbahaya, dan potensi pencurian kredensial.

Poin penting

  • VBS Windows dan performa gaming
  • Memory Integrity ikut nonaktif
  • Peningkatan 1% lows 11,3%
  • Skor Cinebench naik hampir 4%
  • Risiko exploit dan pencurian kredensial

FAQ

Apa itu VBS di Windows?

VBS adalah Virtualization-based Security, fitur yang membuat lingkungan virtual terpisah dari kernel Windows untuk melindungi area memori sensitif dari serangan malware.

Apakah mematikan VBS meningkatkan performa game?

Menurut pengujian dalam sumber, mematikan VBS dapat meningkatkan performa pada tugas berat tertentu, termasuk rata-rata peningkatan 11,3% pada 1% lows dan hampir 4% di Cinebench.

Apa risiko mematikan VBS?

Risikonya termasuk melemahnya keamanan sistem, Memory Integrity ikut mati, serta peluang lebih besar bagi exploit, driver berbahaya, atau kode tingkat kernel untuk membahayakan Windows.

Sumber: https://www.makeuseof.com/disabled-windows-vbs-gained-more-gaming-performance-but-wont-leave-it-off/

Lihat juga