
Ringkas: Pembaruan privasi Meta Glasses akan menghentikan rekaman jika LED indikator kamera ditutup setelah perekaman dimulai, menutup celah yang sebelumnya masih bisa dimanfaatkan.
Meta mulai meluncurkan pembaruan privasi Meta Glasses untuk menutup celah sederhana yang memungkinkan pengguna merekam orang lain sambil menyembunyikan lampu penanda bahwa kamera sedang aktif. Perubahan ini diperkirakan akan mengganggu pengguna yang sengaja memanfaatkan kacamata pintar tersebut untuk merekam secara diam-diam, termasuk kalangan yang dalam artikel sumber disebut sebagai “pickup artist” Instagram.
Pembaruan privasi Meta Glasses menutup celah LED
Menurut Wakil Presiden Wearables Meta Alex Himel dalam sebuah unggahan di Threads, Meta sedang meluncurkan pembaruan yang akan menghentikan perekaman ketika LED capture pada kacamata ditutup saat proses rekaman berlangsung. LED capture adalah lampu indikator yang menunjukkan bahwa kamera sedang digunakan.
Sebelumnya, Meta Glasses hanya dapat mendeteksi jika lampu tersebut sudah terhalang sebelum perekaman dimulai. Pengguna masih bisa mengakalinya dengan mulai merekam terlebih dahulu, lalu menutup LED setelahnya.
Celah ini dinilai sebagai masalah privasi yang sangat jelas dan semestinya sudah ditangani sejak perangkat diluncurkan. Bagi pengguna yang tidak membeli kacamata pintar untuk merekam orang secara tersembunyi, indikator yang terus terlihat selama perekaman merupakan perlindungan dasar yang seharusnya tersedia sejak awal.
Cara kerja indikator rekaman dan perlindungan sebelumnya
LED capture berwarna putih akan berkedip ketika seseorang mengambil foto dan terus berkedip selama perekaman video. Tujuannya adalah memberi tahu orang-orang di sekitar bahwa kamera sedang aktif. Namun, berbagai cara untuk menghindari indikator tersebut telah berulang kali ditemukan.
Himel menyatakan hanya “segelintir kecil” pengguna yang mencoba melewati perlindungan ini. Artikel sumber mempertanyakan klaim tersebut dengan menunjuk banyaknya tutorial daring dan aksesori pihak ketiga yang dirancang khusus untuk menutupi lampu. Keberadaan produk dan panduan semacam itu menunjukkan bahwa lemahnya perlindungan privasi pada kacamata pintar Meta telah lama membutuhkan perhatian.
Perubahan terbaru ini bukan upaya pertama Meta untuk memperbaiki indikator kamera. Perusahaan belum lama ini merilis pembaruan lain yang menonaktifkan kamera jika sistem mendeteksi LED capture telah dirusak atau dihancurkan secara fisik. Namun, baik perlindungan terhadap LED yang terhalang sebelum merekam maupun terhadap kerusakan fisik belum mengatasi trik memulai rekaman terlebih dahulu lalu menutup lampu. Celah itulah yang kini ditutup.
Dengan aturan baru tersebut, pengguna juga tidak lagi bisa menyembunyikan lampu perekaman setelah mulai merekam, termasuk jika berniat menggunakannya secara tersembunyi saat ujian.
Kekhawatiran meningkat seiring penjualan kacamata pintar
Ketidakpercayaan terhadap kacamata pintar telah berkembang hingga seseorang membuat aplikasi yang dapat mendeteksi keberadaan perangkat semacam itu di sekitar. Ketegangan terkait privasi diperkirakan semakin besar saat kacamata pintar menjadi produk arus utama.
Lebih dari tujuh juta pasang kacamata Ray-Ban Meta dilaporkan terjual pada 2025. Pada saat yang sama, semakin banyak produsen mulai mengejar tren kacamata pintar.
Meta patut mendapat pengakuan karena akhirnya menutup celah tersebut. Namun, artikel sumber menilai Himel dan timnya semestinya lebih cepat menyadari bahwa peringatan perekaman harus tetap terlihat sepanjang proses rekaman, terlepas dari urutan seseorang menekan tombol dan menempelkan stiker pada indikator.
Poin penting
- Pembaruan privasi Meta Glasses
- Rekaman berhenti saat LED tertutup
- Celah mulai-rekam-lalu-tutup ditutup
- Perlindungan LED rusak sebelumnya
- Tujuh juta unit pada 2025
Sumber: https://www.makeuseof.com/meta-fixing-smart-glasses-light-privacy/