Jumat, 28 Agustus 2026, Agustus 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-28T13:10:45Z
AndroidBeritaGoogleTech

Pengisian 45W Pixel 11 Pro XL Dinilai Masih Bermasalah

Jumat, 28 Agustus 2026

Pengisian 45W Pixel 11 Pro XL Dinilai Masih Bermasalah

Ringkas: Pengujian menunjukkan Pixel 11 Pro XL bisa mendekati klaim pengisian 45W, tetapi hanya dengan charger USB-C yang sangat spesifik, sementara fitur Extreme Charging justru tidak tersedia pada unit uji.

Google kembali mencoba meningkatkan pengisian kabel cepat di Pixel 11 Pro XL, tetapi hasilnya dinilai belum memuaskan. Dalam pengujian ini, ponsel memang mampu mencapai puncak 40,7W, lebih dekat ke klaim 45W Google, namun hanya jika memakai adaptor USB-C dengan dukungan 21V 2A melalui protokol USB Power Delivery PPS. Di saat yang sama, waktu isi daya total masih tergolong lambat untuk ponsel 45W, dan fitur Extreme Charging yang dijanjikan malah tidak bisa diaktifkan pada unit yang diuji.

Poin penting

  • Pixel 11 Pro XL 45W
  • Butuh adaptor 21V USB PD PPS
  • Puncak pengisian 40,7W
  • Isi penuh sekitar 69 menit
  • Extreme Charging tidak tersedia

Pengujian pengisian 45W Pixel 11 Pro XL

Ada kabar baik lebih dulu untuk USB-C di Pixel 11 Pro XL. Setelah bertahun-tahun performanya berada di bawah angka pengisian yang dipasarkan, flagship besar terbaru Google ini akhirnya jauh lebih dekat ke klaim 45W tersebut. Meski masih belum benar-benar mencapainya, pengujian mencatat puncak 40,7W selama sekitar 9 menit pertama saat menggunakan Google Pixel Flex 67W charger ($59.99 at Amazon).

Level daya itu dinilai masuk akal dan mampu dipertahankan lebih baik dibanding sejumlah pesaing yang mengklaim kemampuan hingga 100W. Angka tersebut juga melampaui puncak 35W yang terpantau pada dua generasi XL sebelumnya. Jadi, dalam hal ini Google memang mencatat kemajuan.

Masalahnya, satu-satunya cara untuk menyentuh kisaran 40W itu adalah memakai jenis charger USB-C yang sangat spesifik, yakni yang mendukung 21V pada 2A lewat protokol USB Power Delivery PPS. PPS adalah standar pengisian yang memungkinkan perangkat dan charger menyesuaikan tegangan dan arus secara lebih fleksibel. Walau PPS kini sudah cukup umum, banyak charger yang ada masih terbatas di 11V dalam protokol ini, sehingga Pixel 11 Pro XL membutuhkan charger PPS baru dengan daya lebih tinggi agar bisa bekerja optimal.

Tim penguji Android Authority juga menemui masalah ini saat menguji kemampuan fast charging ponsel tersebut: charger PPS 67W ternyata hanya bisa mengirimkan 25W ke Pixel baru itu.

Pengisian optimal Pixel 11 Pro XL memerlukan adaptor 21V USB PD PPS.

Kecepatan isi daya belum banyak berubah

Bahkan dengan aksesori yang tepat, peningkatan sekitar 6W itu tidak banyak mengubah waktu pengisian. Pixel 11 Pro XL tetap memerlukan sekitar 21 menit untuk mencapai 50% dan 35 menit untuk mencapai 75%. Itu memang sedikit lebih cepat daripada Pixel 10 Pro XL yang butuh 23 menit dan 40 menit untuk persentase yang sama, tetapi kurang lebih setara dengan Pixel 9 Pro XL.

Padahal, model baru ini punya daya pengisian lebih tinggi dan baterai yang sedikit lebih kecil, yaitu 5.115mAh, turun dari 5.200mAh tahun lalu.

Total waktu pengisian Pixel 11 Pro XL tercatat 69 menit. Angka ini masih tergolong lambat untuk ponsel 45W, tetapi terlihat jauh lebih baik dibanding 81 menit pada pendahulunya. Namun, grafik pengujian menunjukkan lonjakan cepat dari 97% ke 100% di akhir sesi pengisian 11 Pro XL, yang mengindikasikan adanya pendekatan perkiraan baterai penuh alih-alih benar-benar berhenti ketat tepat di 100%.

Google bukan satu-satunya perusahaan yang menyatakan ponselnya penuh saat perangkat masih terus menerima trickle charge selama beberapa waktu. Namun, lonjakan yang terlihat di sini disebut sedikit lebih agresif dibanding tahun-tahun sebelumnya, dan bisa saja menjadi upaya agar ponsel terasa mengisi lebih cepat dari kenyataannya. Meski begitu, hal ini dianggap bukan persoalan besar untuk sisa 2-3% baterai terakhir.

Kesimpulan utamanya, kemampuan 45W pada ponsel ini belum membuat Pixel 11 Pro XL terasa jauh lebih cepat untuk kembali digunakan. Mencapai setengah baterai kurang lebih sama seperti beberapa generasi Pixel terakhir, tetapi kini ponsel menjadi lebih cepat hangat. Untuk mempercepat proses, Google seharusnya menyiapkan trik pengisian yang lebih cepat tahun ini, yaitu Extreme Charging.

Extreme Charging Pixel 11 Pro XL justru tidak bisa dipakai

Menurut Google, Extreme Charging mengabaikan pendekatan yang lebih konservatif dan memungkinkan ponsel mengisi lebih cepat dengan konsekuensi suhu lebih tinggi dan/atau performa yang berkurang saat pengisian berlangsung. Google menyebut model XL bisa mencapai 75% baterai hanya dalam 30 menit, yang akan membuatnya sedikit lebih cepat daripada mode pengisian standar yang dibahas sejauh ini. Namun, klaim itu tidak bisa diverifikasi dalam pengujian karena Extreme Charging sama sekali tidak mau aktif di Pixel 11 Pro XL yang diuji.

Syarat untuk Extreme Charging sebenarnya cukup ringan. Berdasarkan halaman dukungan Google, baterai ponsel harus berada di bawah 50%, dan adaptor harus mampu mengirimkan 30W ke ponsel. Syarat itu seharusnya mudah dipenuhi: penguji memiliki beberapa charger 21V PPS yang sudah dipastikan bisa mengirim sekitar 40W ke Pixel baru tersebut, tetapi tidak satu pun yang dapat mengaktifkan pengaturan ini.

Google juga disebut menyediakan tiga cara untuk menyalakan Extreme Charging: toggle di menu Battery and Charging, prompt di lock screen, atau shortcut Quick Setting saat pengisian berlangsung. Tidak satu pun cara itu berfungsi pada unit uji. Dua opsi pertama bahkan tidak muncul sama sekali meski semua pembaruan yang tersedia sudah dipasang, sementara toggle cepat terus berada dalam keadaan abu-abu.

Fitur Extreme Charging baru Google tidak tersedia langsung saat perangkat digunakan.

Berbagai utas diskusi di web serta pengalaman dengan unit Pixel 11 Pro XL kedua memberi sedikit harapan: opsi Extreme Charging tampaknya muncul secara acak setelah beberapa hari pemakaian. Mungkin ada proses kalibrasi baterai di latar belakang yang membutuhkan waktu untuk menyusun strategi pengisian optimal, tetapi hal itu tidak dijelaskan dengan jelas kepada pengguna. Bagaimanapun, pada saat penulisan, penguji masih melihat toggle yang hanya bertuliskan “unavailable”.

Menurut penilaian Android Authority, Pixel 11 Pro XL justru lebih menjengkelkan daripada sistem pengisian USB-C Pixel yang sebelumnya sudah rewel. Kombinasi kebutuhan charger yang sangat pilih-pilih, waktu isi daya yang masih jauh dari cepat, serta suhu yang terus meningkat membuat sistem pengisian 45W standarnya terasa kurang ideal. Kehadiran pengaturan Extreme Charging baru yang tampaknya nyaris tidak berfungsi bagi banyak pemilik Pixel baru hanya memperparah situasi.

Jika nanti Extreme Charging akhirnya berfungsi, Android Authority menyatakan akan memberi tahu apakah fitur itu memang sepadan dengan semua kerepotan tambahannya. Untuk saat ini, harapannya tidak terlalu tinggi.

Pengisian 45W Pixel 11 Pro XL Dinilai Masih Bermasalah

Sumber: https://www.androidauthority.com/pixel-11-pro-xl-45w-charging-test-disaster-3703148/

Lihat juga