Sabtu, 05 September 2026, September 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-06T03:47:19Z
BeritaTechTesla

Tesla Buka Minat Pembelian dan Operasional Armada Cybercab

Sabtu, 05 September 2026

Tesla Buka Minat Pembelian dan Operasional Armada Cybercab

Ringkas: Tesla menerbitkan formulir minat bagi perusahaan yang ingin membeli armada Cybercab atau menyediakan infrastruktur untuk jaringan robotaxi-nya.

Tesla pada Kamis menerbitkan formulir bagi perusahaan yang berminat membeli armada Cybercab atau menyediakan infrastruktur untuk jaringannya. Langkah ini menjadi tanda terbaru bahwa ambisi Tesla terhadap kendaraan otonom berwarna keemasan tersebut dapat melampaui peran sebagai operator robotaxi.

Formulir armada Cybercab belum memastikan penjualan

Formulir minat robotaxi itu dirilis menjelang acara Cybercab Tesla di Austin. Dokumen tersebut belum menjadi bukti pasti bahwa Tesla akan menjual kendaraan otonomnya kepada operator pihak ketiga, tetapi menjadi indikator arah rencana jangka panjang perusahaan. Tesla ingin memperluas skala operasinya dan tampaknya tidak ingin melakukannya sendirian.

CEO Tesla Elon Musk selama bertahun-tahun kerap membicarakan pembangunan armada robotaxi berbiaya rendah dalam skala besar. Pada masa awal, gagasan tersebut berpusat pada kendaraan Tesla milik pribadi. Sejak 2016, Musk telah berbicara di depan publik mengenai masa depan ketika pemilik Tesla yang dilengkapi perangkat lunak swakemudi dapat memperoleh uang dengan menyewakan kendaraannya.

Musk mempertahankan gagasan Tesla Network itu selama bertahun-tahun. Dalam Autonomy Day Tesla pada 2019, ia mengatakan pemilik kendaraan dapat menambahkan kendaraan otonom mereka ke aplikasi berbagi perjalanan Tesla, dengan model yang mirip bisnis Uber.

“Saya merasa sangat yakin untuk memprediksi bahwa akan ada robotaxi otonom dari Tesla tahun depan—bukan di semua yurisdiksi karena kami belum mendapatkan persetujuan regulasi di mana-mana,” kata Musk pada 2020.

Visi tersebut tidak pernah terwujud. Sebaliknya, Tesla berfokus menguji dan kini mengoperasikan armada robotaxi miliknya sendiri, awalnya menggunakan kendaraan Tesla Model Y dan sekarang Cybercab yang dibuat khusus untuk tujuan tersebut.

Sampai saat ini, Tesla tampak berkomitmen untuk mempertahankan bisnis robotaxinya di internal perusahaan. Namun, formulir minat yang menyebut “membantu kami membangun jaringan robotaxi” menunjukkan bahwa Tesla melihat peluang dan potensi keuntungan dengan memperluas keterlibatan kepada perusahaan pihak ketiga.

Pilihan kemitraan untuk jaringan robotaxi Tesla

Belum jelas seperti apa bentuk kerja sama tersebut. Tesla meminta pihak yang berminat memilih salah satu dari beberapa opsi, yaitu pembelian armada Cybercab, pusat mobilitas dan infrastruktur, kolaborasi acara, serta opsi “lainnya”.

Semakin banyak perusahaan yang masuk ke bisnis pengelolaan armada robotaxi. Salah satunya adalah Moove, startup fintech asal Afrika yang awalnya berfokus pada pembiayaan kendaraan bagi pengemudi layanan ride-hailing. Kini, Moove sedang mengembangkan bisnis pengelolaan armada otonom.

Moove mengumpulkan pendanaan sebesar 250 juta dolar AS pada bulan lalu dengan valuasi 2,1 miliar dolar AS. Perusahaan tersebut menjadi operator armada Waymo di Phoenix, Miami, dan Las Vegas, serta di London pada masa mendatang. Moove belum memiliki kendaraan Waymo, tetapi CEO-nya mengatakan kepada TechCrunch bahwa perusahaan berencana memilikinya.

Perusahaan pengelola armada otonom lain yang telah bekerja sama dengan Uber dalam upayanya memiliki bagian di pasar robotaxi mencakup Avomo dan New Horizon. Ada pula perusahaan rental mobil besar yang lebih tradisional, seperti Avis dan Hertz.

Ajakan terbuka Tesla kepada operator armada dapat mendorong lebih banyak pemain kecil untuk memasuki bisnis ini. Hal tersebut berpotensi membantu Tesla memenuhi pasar dengan lebih cepat.

Poin penting

  • Formulir minat armada Cybercab
  • Rencana jaringan robotaxi Tesla
  • Opsi infrastruktur dan pusat mobilitas
  • Model Y dan Cybercab
  • Moove sebagai operator Waymo

Formulir tersebut memperlihatkan kemungkinan Tesla memperluas jaringan robotaxinya melalui operator dan penyedia infrastruktur pihak ketiga, meski belum memastikan bahwa Cybercab akan dijual kepada mereka.

Sumber: https://techcrunch.com/2026/09/03/tesla-is-asking-people-if-they-want-to-buy-and-run-cybercab-fleets/

Lihat juga