Minggu, 06 September 2026, September 06, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-06T21:23:44Z
BeritaFitnessTechWearables

Oura Ajukan IPO, Persaingan Pasar Smart Ring Memanas

Minggu, 06 September 2026

Oura Ajukan IPO, Persaingan Pasar Smart Ring Memanas

Ringkas: Oura resmi mengajukan IPO pada 3 September di tengah pertumbuhan bisnisnya dan persaingan pasar smart ring yang semakin ramai.

Pasar smart ring semakin padat, dan Oura tidak menunggu perkembangan berikutnya. Perusahaan asal Finlandia tersebut resmi mengajukan penawaran umum perdana atau IPO pada 3 September, tak lama setelah meluncurkan Oura Ring 5 sebagai cincin paling tipis dan ringan yang pernah dibuatnya.

Oura menuju IPO setelah pendapatan hampir dua kali lipat

Bisnis Oura sedang tumbuh pesat. Pendapatannya hampir dua kali lipat menjadi US$1,21 miliar selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 Juni. Oura menyatakan telah menjual 3,6 juta cincin dalam setahun terakhir dan memiliki sekitar 5 juta anggota berbayar.

Meski Oura telah mendominasi pasar smart ring selama bertahun-tahun, pesaing dari berbagai negara mulai bermunculan dengan pendekatan berbeda. Circular asal Prancis, misalnya, pekan ini mengumumkan bahwa cincin mendatangnya akan memungkinkan pengguna melakukan pembayaran dengan mengetukkan cincin. RingConn asal China pada tahun ini juga memperkenalkan cincin dengan tambahan getaran haptik, yaitu umpan balik berupa getaran.

Sementara itu, Ultrahuman asal India pada pekan yang sama mengumumkan pendanaan US$70 juta dengan dukungan unit modal ventura Qualcomm. Perusahaan tersebut ingin membuat cincin yang diklaim dapat menjalankan perangkat lunak langsung di perangkat, lalu pada akhirnya mendukung berbagai fungsi mulai dari interaksi AI hingga game.

Pasar smart ring mengejar fitur seperti smartphone

Persaingan untuk mengalahkan Oura kini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pelacakan kesehatan dan tidur. Para produsen juga berlomba memasukkan sebanyak mungkin fitur seperti smartphone ke dalam cincin titanium berbobot dua gram. Arah ini bahkan membuka kemungkinan hadirnya cincin untuk menelusuri TikTok tanpa henti, menjawab panggilan, atau mengurus pajak.

Smart ring dengan layar sudah mulai muncul, seperti Pebble Halo, meski saat ini produk tersebut hanya tersedia di India. Ada pula cincin yang menjanjikan touchpad atau bidang kendali sentuh, seperti Dreame Ring.

Situasi ini cukup ironis karena daya tarik awal smart ring adalah kemampuannya membuat teknologi dan pelacakan kesehatan terasa lebih tidak mengganggu dibandingkan smartwatch dan smartphone. Pengguna dapat menjauh dari layar sambil tetap memantau kondisi kesehatannya. Namun, melihat arah industri saat ini, smart ring mungkin justru berkembang menjadi smartphone mini yang dikenakan di jari.

Karena pasar smart ring semakin membingungkan, berikut sejumlah pesaing penting yang berupaya menantang posisi Oura.

Pesaing Oura di pasar smart ring

Ultrahuman Ring Pro

Oura Ajukan IPO, Persaingan Pasar Smart Ring Memanas

Pada awal tahun ini, Ultrahuman memperkenalkan smart ring generasi ketiganya, Ring Pro seharga US$479. Produk tersebut dijadwalkan mulai dikirimkan di Amerika Serikat pada pertengahan September.

Bisnis Ultrahuman di AS terganggu pada Oktober 2025 setelah Komisi Perdagangan Internasional AS memenangkan Oura dalam sengketa paten. Putusan itu mencegah Ultrahuman mengimpor stok cincin baru ke negara tersebut. Karena itu, perusahaan mengembangkan Ring Pro dengan bentuk yang didesain ulang untuk menghindari paten Oura.

Ring Pro membawa sistem pendeteksi detak jantung yang dirancang ulang untuk meningkatkan kualitas sinyal selama tidur. Cincin ini juga memiliki prosesor dual-core baru yang memungkinkan pengumpulan data lebih akurat dan pemrosesan lebih banyak dilakukan langsung di perangkat. Untuk produk mendatang, ambisi Ultrahuman terlihat melampaui pelacakan tidur dan kesehatan.

Circular Ring 3

Oura Ajukan IPO, Persaingan Pasar Smart Ring Memanas

Seri Circular Ring 3 yang akan datang terdiri dari model Pro dan opsi Slim. Keduanya diperkirakan meluncur pada awal tahun depan.

Kedua smart ring tersebut akan dilengkapi chip NFC terintegrasi untuk pembayaran nirsentuh serta getaran di jari. Getaran ini dapat digunakan untuk alarm bangun tanpa suara, pengingat, peringatan tanda vital kesehatan, dan fungsi lainnya.

Ring 3 Pro memiliki desain yang lebih tipis dibandingkan pendahulunya. Produk ini juga menawarkan ECG yang telah mendapat izin FDA untuk mendeteksi AFib atau fibrilasi atrium, pelacakan tren tekanan darah, pelacakan glukosa, analisis tidur tingkat lanjut, dan pemantauan biometrik menyeluruh.

Harga kedua cincin tersebut belum tersedia.

RingConn Gen 3

Oura Ajukan IPO, Persaingan Pasar Smart Ring Memanas

RingConn Gen 3 diluncurkan pada Mei dengan harga mulai US$349. Perangkat ini menyediakan informasi kesehatan vaskular dengan menggunakan data sensor dari cincin untuk menilai perubahan tekanan pada pembuluh darah dari waktu ke waktu. Penilaian dilakukan setelah kalibrasi menggunakan nilai tekanan darah yang diukur melalui perangkat eksternal.

Cincin tersebut juga melacak detak jantung, saturasi oksigen dalam darah, tidur, aktivitas, stres, dan sejumlah metrik lainnya. Selain itu, RingConn Gen 3 menawarkan peringatan getaran untuk perubahan kondisi kesehatan, pengingat ketika pengguna terlalu lama tidak bergerak, dan baterai lemah.

Berbeda dengan Circular yang mengandalkan haptik agar cincinnya dapat menyampaikan lebih banyak informasi, RingConn sebagian besar mempertahankan getaran sebagai mekanisme peringatan kesehatan.

Samsung Galaxy Ring

Oura Ajukan IPO, Persaingan Pasar Smart Ring Memanas

Samsung menjadi perusahaan teknologi besar pertama yang meluncurkan smart ring pada 2024. Galaxy Ring dibanderol US$399 dan dapat dianggap sebagai salah satu pesaing terkuat bagi pengguna yang telah menggunakan ekosistem perangkat Samsung.

Dibandingkan smart ring lain di pasar, Galaxy Ring relatif mendasar dalam hal pelacakan kesehatan dan tidur tingkat lanjut. Perangkat ini tidak memiliki fitur seperti deteksi sleep apnea yang tersedia pada produk RingConn, Oura, dan Ultrahuman. Galaxy Ring juga tidak menawarkan deteksi AFib yang tersedia pada smart ring Circular dan RingConn.

Dreame Ring

Oura Ajukan IPO, Persaingan Pasar Smart Ring Memanas

Dreame merupakan pemain yang relatif baru di pasar smart ring. Pada awal tahun ini, perusahaan memperkenalkan cincin dengan peringatan haptik untuk alarm, panggilan, pesan, dan fungsi lainnya.

Cincin tersebut juga memiliki touchpad kecil yang memungkinkan pengguna melakukan tindakan seperti melewati lagu atau mengambil foto melalui ponsel. Dreame Ring disebut menawarkan pelacakan detak jantung, pemantauan oksigen dalam darah, informasi variabilitas detak jantung, analisis tidur, dan fitur lainnya.

Harga dan ketersediaan Dreame Ring belum diumumkan.

Pengajuan IPO Oura berlangsung ketika para pesaing tidak lagi hanya mengandalkan pelacakan kesehatan dan tidur. Ultrahuman, Circular, RingConn, Samsung, dan Dreame masing-masing mencoba membedakan produknya melalui pemrosesan langsung di perangkat, pembayaran NFC, getaran haptik, integrasi ekosistem, atau kendali sentuh.

Poin penting

  • IPO Oura pada 3 September
  • Pendapatan Oura US$1,21 miliar
  • Pasar smart ring semakin ramai
  • Ring Pro seharga US$479
  • Galaxy Ring seharga US$399
  • Fitur NFC, haptik, dan touchpad

Sumber: https://techcrunch.com/2026/09/05/oura-is-going-public-but-these-smart-ring-companies-are-coming-for-its-crown/

Lihat juga