
Ringkas: Google Wallet state ID di Android kini didukung di sejumlah negara bagian AS, termasuk Ohio yang ditambahkan pada September 2026.
Negara-negara bagian di AS secara bertahap meluncurkan dukungan untuk menambahkan SIM atau kartu identitas negara bagian ke aplikasi Google Wallet di Android. Artikel ini diperbarui pada 5 September dengan daftar dukungan terbaru dan cara penggunaan ID digital tersebut.
Cara menambahkan state ID di Google Wallet Android
Untuk menambahkan SIM atau state ID ke Google Wallet, pengguna perlu memakai perangkat Android 9 atau yang lebih baru. Langkahnya adalah sebagai berikut:
- Buka aplikasi Google Wallet di Android 9+
- Ketuk tombol “plus” di sebelah “View more” di bagian bawah
- Pilih “ID & personal info”, lalu “Driver’s license or state ID”
- Pilih negara bagian dan ikuti instruksi yang muncul
Proses ini mencakup pengambilan foto bagian depan dan belakang kartu fisik, serta video singkat diri Anda untuk verifikasi. Google menyebut bahwa “photo from this video will be submitted to your ID issuer.”
Setelah disetujui, ID akan muncul di bawah carousel metode pembayaran bersama pass lainnya. Urutannya dapat diatur ulang. Jika ponsel hilang, pengguna juga bisa menghapus ID dari jarak jauh melalui myaccount.google.com > Personal Info > Manage IDs.
Daftar state ID yang didukung Google Wallet
Berikut daftar negara bagian dan wilayah yang sudah mendukung state ID di Google Wallet, beserta waktu peluncurannya:
- Arizona — diluncurkan Oktober 2023
- Arkansas — diluncurkan Oktober 2025
- California — diluncurkan Agustus 2024
- Colorado — diluncurkan Oktober 2023
- Georgia — diluncurkan Oktober 2023
- Iowa — diluncurkan Juni 2025
- Maryland — diluncurkan Desember 2022
- Montana — diluncurkan Agustus 2025
- New Mexico — diluncurkan Desember 2024
- North Dakota — diluncurkan Oktober 2025
- Ohio — diluncurkan September 2026
- Puerto Rico — diluncurkan Oktober 2025




Google sebelumnya mengatakan dukungan berikutnya diperkirakan hadir di West Virginia, dengan ketersediaan mendatang diumumkan pada April 2025.
Tempat menggunakan ID digital Google Wallet
Tempat utama untuk memakai ID digital ini adalah pos pemeriksaan TSA di beberapa bandara AS. Ada dua cara penggunaan. Pertama, pengguna dapat menempelkan ponsel ke terminal NFC. NFC adalah teknologi komunikasi jarak dekat yang memungkinkan perangkat bertukar data saat didekatkan. Setelah itu, pengguna meninjau informasi yang akan dibagikan ke TSA dan melakukan autentikasi dengan membuka kunci perangkat.
Cara kedua menggunakan kode QR, yang mengharuskan pengguna membuka ID di Google Wallet. Secara resmi, pengguna tetap harus membawa kartu identitas fisik setiap saat.




Beberapa aplikasi, seperti layanan rental mobil, mulai menerima ID digital untuk verifikasi identitas dan usia. Di perangkat mobile, jika aplikasi atau situs web meminta usia pengguna, prosesnya cukup dengan mengonfirmasi dan mengautentikasi bahwa pengguna ingin membagikan informasi tersebut melalui prompt atau sheet tingkat sistem. Di web desktop, pengalaman ini melibatkan pemindaian kode QR.
Google ingin memungkinkan proses itu dilakukan “without any possibility to link back to a user’s personal identity” melalui teknologi yang disebut Zero-Knowledge Proof. Teknologi ini akan dibuat open-source agar dapat digunakan siapa saja.
Ke depan, ID tersebut dapat digunakan di DMV di Arizona, Georgia, Maryland, dan New Mexico sebagai bagian dari “improved and streamlined customer experiences.”
“I'm in Ohio and sometimes I get annoyed that it still hasn't been added yet when it was announced over a year ago. But then I remember it's still useless. We still need our physical ID for almost everything including alcohol purchases.”
Komentar teratas dari Connor itu menyoroti bahwa, meski ID digital tersedia atau diumumkan, kartu fisik masih dibutuhkan untuk banyak keperluan, termasuk pembelian alkohol.
Google juga sedang mengerjakan kemampuan untuk memakai ID digital guna “recover Amazon accounts, access online health services with CVS and MyChart by Epic, verify profiles on platforms like Uber and more.”
Paspor sebagai REAL ID di Google Wallet
Pada April, Google menjelaskan bahwa pengguna dapat “use your ID pass created from a U.S. passport with TSA security for domestic travel at supported airports, even if you do not have a REAL ID driver’s license or state-issued ID.” Hal ini diumumkan menjelang tenggat 7 Mei 2025.
Untuk melakukannya, buka Google Wallet > Add to Wallet > ID pass. Proses tiga langkah ini mencakup pengambilan foto halaman informasi paspor, lalu memindai chip keamanan yang berada di bagian dalam sampul belakang paspor. Pengguna juga harus merekam video wajah yang akan ditinjau Google “to make sure you’re a real person, and compare the video to your passport photo to make sure you’re the owner of the passport.”
Instruksi NFC dan kode QR untuk menggunakan ID paspor digital ini sama seperti yang dijelaskan sebelumnya. Pengguna juga tetap harus membawa versi fisiknya saat bepergian. Sebagai pengingat, fitur ini tidak berlaku untuk perjalanan internasional.
Dengan perluasan dukungan negara bagian, Google Wallet terus menambah fungsi ID digital di Android, tetapi penggunaan resminya masih disertai syarat membawa kartu fisik.
Poin penting
- Google Wallet state ID
- Android 9 atau lebih baru
- Ohio September 2026
- TSA bandara AS tertentu
- Paspor AS sebagai ID pass
- Kartu fisik tetap diperlukan
FTC: 9to5Google menggunakan tautan afiliasi otomatis yang menghasilkan pendapatan.
Sumber: https://9to5google.com/2026/09/05/google-wallet-state-ids/