Ringkas: Permintaan Galaxy Z Fold 8 dilaporkan melampaui perkiraan Samsung, hingga perusahaan itu memakai cadangan komponen DDI untuk menjaga produksi tetap berjalan. Kekurangan ini juga membuat Samsung meningkatkan pesanan engsel dan kaca penutup UTG.
Galaxy Z Fold 8 disebut sedang terjual sangat baik, sampai-sampai Samsung dilaporkan harus memakai komponen yang semula disiapkan untuk produksi masa depan agar produksi ponsel lipat ini tetap berjalan. Menurut laporan, lonjakan permintaan Galaxy Z Fold 8 justru menekan rantai pasok Samsung, terutama pada komponen Display Driver IC (DDI).
Pada 31 Agustus 2026, Samsung memang sedang menikmati momentum besar di pasar. Galaxy S26 Ultra baru saja menjadi ponsel Android terlaris secara global pada kuartal II 2026, sementara Galaxy S26 reguler juga masuk 10 besar. Kini, perusahaan itu disebut menghadapi situasi serupa pada ponsel lipat model buku, yaitu permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan.
Galaxy Z Fold 8 dan kekurangan komponen DDI
Menurut ZDNet Korea, Samsung kini kekurangan Display Driver IC (DDI), chip yang digunakan untuk mengontrol piksel pada layar OLED Galaxy Z Fold 8. Samsung disebut sudah menaikkan pesanan komponen setelah permintaan untuk ponsel lipat bergaya passport-style itu melampaui ekspektasi. Namun, pemasok DDI-nya, United Microelectronics Corporation (UMC) dari Taiwan, memiliki ruang terbatas untuk menaikkan produksi.
DDI untuk Fold 8 dirancang oleh divisi System LSI Samsung dan diproduksi UMC menggunakan proses 22 nanometer. Kapasitas UMC pada proses tersebut dilaporkan sudah berada di batas maksimal karena juga dipakai untuk memproduksi semikonduktor lain. Samsung disebut meminta jadwal produksi yang dipercepat atau “super hot run”, tetapi UMC mengatakan mempercepat output akan sulit dilakukan.

Samsung memakai cadangan untuk produksi Fold 8
Karena itu, Samsung disebut mencari pasokan komponen dari sumber lain, atau lebih tepatnya menggunakan cadangan DDI yang sebelumnya disiapkan untuk pengembangan masa depan. Seorang sumber industri mengatakan kepada ZDNet Korea bahwa Samsung berencana memakai cadangan DDI yang semula diamankan untuk produksi massal Fold 8 saat ini.
Laporan itu tidak menjelaskan apakah cadangan tersebut memang komponen ekstra untuk melanjutkan produksi Fold 8 hingga tahun depan, atau justru disiapkan untuk penerusnya, yang diduga Galaxy Z Fold 9.
Samsung juga tidak bisa begitu saja memindahkan DDI dari ponsel Galaxy lain untuk menutup kekurangan. Berbeda dengan memori serbaguna seperti LPDDR, chip DDI dibuat khusus untuk layar tertentu, dan tiga ponsel lipat baru Samsung menggunakan spesifikasi DDI yang berbeda. Karena itu, menyalurkan ulang pasokan dari satu model ke model lain menjadi sulit ketika permintaan tiba-tiba bergeser.

Mengganti stok tersebut juga tidak bisa dilakukan dengan cepat. ZDNet Korea menyebut satu siklus produksi normal memerlukan sekitar empat bulan untuk mengubah wafer menjadi chip DDI jadi. Setelah itu, chip harus dipasangkan dengan panel OLED Samsung Display sebelum ponsel bisa dirakit.
Pesanan engsel dan UTG ikut naik
Selain DDI, Samsung juga meningkatkan pesanan engsel Fold 8 dan ultra-thin glass (UTG) untuk kaca penutup. Ini menjadi tanda lain bahwa permintaan yang tinggi mulai menekan rantai pasok perusahaan. Menariknya, permintaan untuk Galaxy Z Flip 8 justru dilaporkan berada di bawah ekspektasi.
Di satu sisi, kondisi ini jelas menyenangkan bagi produsen karena berarti produk mereka diminati. Namun di sisi lain, Samsung harus cepat merapikan rantai pasoknya, apalagi Apple dilaporkan akan meluncurkan ponsel lipat bergaya passport-style miliknya sendiri bulan depan.
Poin penting
- Permintaan Galaxy Z Fold 8 melampaui ekspektasi
- Kekurangan komponen Display Driver IC (DDI)
- Cadangan DDI masa depan dipakai sekarang
- Pesanan engsel dan UTG meningkat
- Permintaan Galaxy Z Flip 8 di bawah harapan
- Produksi DDI butuh sekitar empat bulan
Singkatnya, Galaxy Z Fold 8 sedang laris, tetapi lonjakan permintaan itu memaksa Samsung mengatasi keterbatasan pasokan DDI, sambil tetap menambah pesanan komponen lain untuk menjaga produksi berjalan.
Sumber: https://www.androidauthority.com/samsung-galaxy-z-fold-8-ddi-demand-ramp-up-3704985/