Pada 6 September 2026 pukul 08.00 ET, penulis Android Authority membagikan pengalamannya memakai Action Notch, aplikasi Android gratis yang mengubah lubang kamera depan menjadi tombol virtual untuk menjalankan berbagai pintasan.

Seperti banyak pengguna lain, penulis memasang sejumlah aplikasi setelah menyiapkan ponsel Android baru. Beberapa di antaranya merupakan aplikasi penting seperti Bitwarden dan Ente Auth, sedangkan yang lain adalah aplikasi produktivitas yang selalu dibutuhkan.
Selain itu, ada beberapa aplikasi utilitas yang selalu menjadi bagian dari aplikasi pertama yang dipasang. Pada ponsel Pixel, pilihannya adalah Essentials, aplikasi yang membuka banyak fungsi baru. Sementara itu, pada semua ponsel Android lain yang diuji, Action Notch menjadi aplikasi andalan untuk memaksimalkan fungsi notch.
Action Notch menjadikan notch Android tombol virtual

Hampir semua ponsel Android saat ini memiliki lubang kamera pada layar—yang juga disebut notch—untuk menempatkan kamera depan. Action Notch mengubah area tersebut menjadi tombol virtual yang dapat dioperasikan melalui gestur ketuk atau usap untuk menjalankan berbagai tindakan sehari-hari secara lebih efisien. Sebagai contoh, pengguna dapat mengaturnya agar satu ketukan pada notch langsung mengambil tangkapan layar.
Fungsinya tidak terbatas pada satu gestur. Action Notch mendukung beberapa jenis interaksi, termasuk ketuk dua kali dan tekan lama. Aplikasi ini juga menyediakan lebih dari 50 tindakan, mulai dari fungsi dasar seperti menyalakan atau mematikan senter hingga menjalankan tugas otomatis yang dibuat melalui Tasker atau MacroDroid.
Gestur dan tindakan tambahan dapat dibuka dengan meningkatkan aplikasi ke versi Pro. Versi ini juga menyediakan fitur rule-based actions atau tindakan berbasis aturan, yang memungkinkan satu gestur menjalankan fungsi berbeda sesuai situasi. Misalnya, satu ketukan dapat digunakan untuk mengambil tangkapan layar di sebuah aplikasi, tetapi berfungsi menyalakan atau mematikan senter di tempat lain.
Cara memakai Action Notch agar ponsel lebih efisien

Setelah menggunakan Action Notch selama bertahun-tahun dan mencoba berbagai skenario, konfigurasi penulis saat ini menggunakan tiga gestur yang tersedia dalam versi gratis: Single Touch, Double Touch, dan Long Touch.
Single Touch untuk kembali ke bagian atas
Meski ponsel utama penulis menggunakan Android, ia juga memakai iPhone. Karena itu, ada beberapa fitur iPhone yang dirindukan saat memakai Android, dan sebaliknya. Salah satunya adalah kemampuan menggulir langsung ke bagian atas halaman dengan mengetuk sisi atas layar.
Action Notch menghadirkan fungsi serupa pada ponsel Android melalui tindakan Scroll to Top. Penulis memasangkannya dengan gestur Single Touch sehingga, apa pun aplikasi yang sedang digunakan, satu ketukan pada notch akan membawa tampilan ke bagian paling atas halaman.
Double Touch untuk menuju bagian bawah
Selain Scroll to Top, Action Notch menawarkan Scroll to Bottom yang secara otomatis membawa pengguna ke bagian bawah halaman. Penulis menghubungkan tindakan ini dengan gestur Double Touch.
Pengaturan tersebut memudahkan navigasi dalam percakapan panjang di aplikasi chat, pencarian komentar atau pesan yang relevan di forum maupun aplikasi seperti Reddit, serta akses ke footer dan tombol navigasi di bagian bawah situs web satu halaman.
Long Touch untuk mengambil tangkapan layar
Penulis mengambil banyak tangkapan layar setiap hari. Cara umum dengan menekan tombol daya dan volume secara bersamaan terasa seperti senam jari. Sebagai alternatif, gestur Long Touch diatur untuk menjalankan Take Screenshot.
Dengan konfigurasi ini, tangkapan layar bisa dibuat cukup dengan menekan lama notch atau lubang kamera depan. Karena penulis perlu mengambil beberapa tangkapan layar, pintasan tersebut membuat pekerjaannya jauh lebih mudah.
Selain tiga tindakan itu, ada beberapa fitur favorit lain yang pernah digunakan. Salah satunya adalah In-App Shortcuts, yang menyediakan berbagai pintasan aplikasi untuk akses cepat. Beberapa pilihan favoritnya mencakup Drive scan, Song Search di aplikasi Google, dan WhatsApp Chat.
Fitur lain yang dinilai sangat berguna adalah Run Automation. Penulis pernah memakainya untuk menjalankan otomatisasi MacroDroid yang tidak memiliki pemicu otomatis.
Cara mengatur dan menyesuaikan Action Notch
Action Notch hanya memerlukan pengaturan satu kali dan prosesnya cukup sederhana. Pertama, unduh dan pasang aplikasi Action Notch dari Play Store. Setelah itu, buka aplikasi dan ikuti petunjuk pada layar untuk memberikan izin yang diminta.
Aplikasi kemudian menampilkan daftar seluruh gestur yang tersedia. Untuk mengatur Single Touch agar menyalakan atau mematikan senter, misalnya, ketuk Single Touch, gulir ke bagian Device Controls, lalu pilih Toggle Flashlight pada kartu overlay. Langkah serupa dapat digunakan untuk mengonfigurasi gestur lainnya.
Setelah selesai diatur, Action Notch berjalan di latar belakang untuk mendeteksi gestur yang telah ditentukan. Ketika mengenali sebuah gestur, aplikasi langsung memicu tindakan yang terkait dengannya.
Selain menentukan gestur, pengguna dapat menyesuaikan perilaku Action Notch. Secara bawaan aplikasi bekerja pada area notch, tetapi pengguna dapat mengaturnya agar memakai seluruh status bar. Tersedia pula pilihan untuk menyesuaikan posisi notch di layar, mengaktifkan atau menonaktifkan haptik, mematikan optimasi baterai, dan pengaturan lainnya. Menu ini dapat diakses dengan mengetuk ikon slider di sudut kanan atas, kemudian memilih Settings.
Penulis selalu mengaktifkan Disable on Call dan Disable on Lock Screen. Kedua opsi tersebut membantu mencegah pemicu yang tidak disengaja saat melakukan panggilan atau ketika layar terkunci.
Fitur blacklist juga digunakan untuk memblokir Action Notch di dalam aplikasi tertentu. Saat sebuah aplikasi dimasukkan ke daftar ini, Action Notch tidak akan mendengarkan gestur maupun memicu tindakan yang telah diatur. Penulis memasukkan gim yang dimainkan serta aplikasi seperti Kindle, yang memiliki menu di bilah atas, agar semuanya dapat digunakan dengan nyaman tanpa khawatir mengaktifkan pintasan secara tidak sengaja.
Kelebihan dan kekurangan Action Notch

Action Notch menyederhanakan berbagai tindakan sehari-hari pada ponsel Android. Aplikasi ini bukan satu-satunya yang dapat mengubah notch menjadi tombol virtual, tetapi penulis menyukainya karena dua alasan: paket gratisnya menyediakan tiga gestur dan aplikasi mendukung banyak tindakan yang berguna.
Namun, Action Notch tidak sempurna. Versi gratisnya menampilkan iklan di seluruh antarmuka. Meskipun iklan membantu menutup biaya operasional aplikasi gratis, frekuensi iklan layar penuh di Action Notch belakangan meningkat drastis. Kondisi tersebut membuat navigasi antarmuka dan pengaturan gestur gratis menjadi lebih sulit.
Terlepas dari keluhan tersebut, Action Notch tetap menjadi salah satu aplikasi Android yang paling sering digunakan penulis. Kombinasi tiga gestur gratis dan beragam tindakan membuatnya terus menjadi utilitas penting di ponsel Android miliknya.
Poin penting
- Action Notch sebagai tombol virtual
- Lebih dari 50 tindakan
- Tiga gestur versi gratis
- Otomatisasi Tasker dan MacroDroid
- Pengaturan blacklist per aplikasi
- Iklan layar penuh makin sering
Android Authority menyatakan bahwa tautan afiliasi dapat menghasilkan komisi. Sumber: https://www.androidauthority.com/action-notch-android-phone-camera-notch-shortcut-hands-on-3706976/.