Ringkas: Pengaturan Windows keyboard-first dapat dibangun dengan PowerToys Command Palette, FancyWM, dan AutoHotkey untuk mengurangi ketergantungan pada mouse.
Sebagai penulis, programmer, dan penggemar Linux, penulis berusaha membuat alur kerjanya sesedikit mungkin menggunakan mouse. Karena Windows merupakan workstation utamanya, ia mulai semakin sering memakai keyboard agar tidak perlu terus menjangkau mouse. Setelah menjalankan sejumlah aplikasi ini selama beberapa waktu, ia melihat potensinya. Windows memang tidak dapat begitu saja diubah menjadi sistem berbasis terminal seperti Linux, tetapi sejumlah filosofi tersebut bisa diterapkan. Berikut sejauh mana Windows dapat dijadikan pengaturan yang mengutamakan keyboard.
PowerToys Command Palette menggantikan pencarian Start Menu
Tak perlu menelusuri menu untuk mencari aplikasi
Hal pertama yang disentuh penulis setelah komputer menyala adalah mouse. Namun, mengapa harus demikian? Biasanya untuk membuka aplikasi, mencari file, atau mengubah pengaturan. Saat memikirkan cara melakukan semua itu lewat keyboard, ia menemukan Command Palette. Fitur ini merupakan bagian dari Microsoft PowerToys dan dapat dianggap sebagai penerus PowerToys Run.
Tekan Win+Alt+Space untuk membuka menu pencarian, lalu mulai mengetik. Command Palette akan menemukan apa yang dicari. Penulis sering memakai Command Palette di VS Code. Di sistem Linux-nya, ia senang menggunakan Ulauncher untuk membuka aplikasi, sehingga PowerToys Command Palette terasa familier baginya.
Command Palette bukan sekadar alat pencarian dan peluncur perangkat lunak. Fitur ini dapat menjalankan perintah yang biasanya dijalankan melalui dialog Run, melakukan perhitungan, mencari file PDF, atau melakukan pencarian web. Riwayat clipboard juga tersedia.
Secara keseluruhan, fitur ini wajib dimiliki pengguna yang banyak mengandalkan keyboard dan pengguna tingkat lanjut. Seluruh Command Palette dapat digunakan dengan keyboard, serta tersedia sejumlah pintasan yang berguna.
Galeri ekstensinya juga layak diperhatikan. Kemampuannya dapat ditingkatkan dengan memasang lebih banyak ekstensi melalui Winget. Bagi pengguna PowerToys, fitur ini cocok dipadukan dengan utilitas lain yang semestinya sudah disertakan Windows sejak bertahun-tahun lalu.
FancyWM menata jendela sebelum mouse digunakan
Multitasking di satu monitor tidak lagi terasa sempit

FancyWM menyelesaikan masalah yang sebelumnya bahkan tidak disadari penulis: penataan jendela yang tidak efisien. Bagi pengguna yang sering multitasking dan bekerja dengan lima jendela sekaligus, menyesuaikan semuanya dengan layar dan berpindah di antaranya bisa terasa menyulitkan.
Menyeret mouse terus-menerus dan Windows Snap Layouts tidak cukup bagi penulis. Di sinilah FancyWM mengubah pengalamannya. FancyWM adalah pengelola jendela tiling dinamis yang menempatkan jendela baru ke dalam tata letak rapi, bukan menumpuknya. Aplikasi ini juga sangat ringan bagi sistem, bagi pengguna yang mengkhawatirkan hal tersebut.
Untuk alur kerja yang hanya mengandalkan keyboard, FancyWM sangat sesuai. Pengguna dapat memakai mouse maupun pintasan keyboard untuk mengendalikan jendela. Tekan Win+Shift untuk mengaktifkan FancyWM. Setelah itu, tekan salah satu tombol tiling seperti H, V, atau F untuk mengalokasikan ruang bagi jendela yang sedang menjadi fokus.
Sebagai seseorang yang belum pernah memakai window manager sebelumnya, penulis memerlukan waktu untuk membiasakan diri sebelum memahami alat ini. Hal tersebut perlu dipertimbangkan sebelum mulai menggunakannya.
AutoHotkey mengubah klik berulang menjadi satu tombol
Berguna dari game hingga alur kerja produktif
Tidak semua alur kerja memiliki pintasan keyboard bawaan. Namun, itu bukan berarti pengguna tidak dapat membuatnya sendiri. Di sinilah AutoHotkey berperan. Penulis pertama kali mengunduh alat ini untuk membuat beberapa hotkey bagi game browser. Ternyata, kemampuannya jauh lebih luas dari itu.
AutoHotkey adalah alat scripting gratis untuk membuat macro dan otomatisasi. Hampir semua kombinasi tombol dapat diubah menjadi sebuah tindakan. Alat ini memungkinkan pengguna memetakan ulang tombol, membuat perluasan teks, mengotomatiskan tindakan lintas aplikasi, dan lainnya.
Namun, meskipun AutoHotkey dapat menjalankan tugas sederhana tanpa memerlukan pembelajaran sebelumnya, tugas yang lebih rumit membutuhkan proses belajar. Untungnya, terdapat komunitas yang membantu dan telah membuat banyak skrip berguna yang dapat langsung dipakai. Jika bersedia meluangkan waktu, AutoHotkey dapat mengatasi banyak gangguan yang ditemui di Windows.
Windows keyboard-first bukan berarti meninggalkan mouse
Mengutamakan keyboard bukan berarti membuang mouse atau menyatakan perang terhadapnya. Penulis hanya ingin menyesuaikan alur kerjanya ke keyboard karena merasa cara tersebut membuatnya lebih produktif. Bagi yang tertarik, browser yang dikendalikan keyboard dapat menjadi langkah berikutnya.
Poin penting
- Windows keyboard-first untuk produktivitas
- PowerToys Command Palette
- Pintasan Win+Alt+Space
- FancyWM untuk tiling jendela
- AutoHotkey untuk macro gratis
Sumber: https://www.howtogeek.com/i-turned-windows-into-a-keyboard-first-operating-system/