Kamis, 27 Agustus 2026, Agustus 27, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-27T07:10:38Z
AndroidBeritaInstagramTech

Instagram Take a Break Tak Banyak Dipakai Remaja

Kamis, 27 Agustus 2026

Instagram Take a Break Tak Banyak Dipakai Remaja

Ringkas: Fitur Instagram Take a Break dibuat untuk membantu memutus pola penggunaan adiktif, tetapi data internal Meta menunjukkan hanya 0,165%–0,2% remaja yang benar-benar memanfaatkannya.

Instagram Take a Break dan alat seperti Digital Wellbeing dirancang untuk menginterupsi siklus penggunaan aplikasi yang adiktif. Namun, kesaksian mantan ilmuwan data Meta menunjukkan bahwa sangat sedikit remaja yang menggunakan fitur tersebut, meski Take a Break kini aktif secara default untuk akun remaja.

Data internal Meta ungkap rendahnya penggunaan Take a Break

Meta sedang menghadapi gugatan dari 29 negara bagian Amerika Serikat terkait dugaan masalah keselamatan dan privasi yang berdampak pada pengguna termudanya. Bloomberg membagikan sejumlah detail yang terungkap melalui kesaksian mantan ilmuwan data Meta.

Instagram memperkenalkan Take a Break pada 2021. Fitur ini dirancang untuk mengingatkan pengguna secara halus ketika mereka mungkin sudah terlalu lama berinteraksi dengan aplikasi, lalu menyarankan mereka beristirahat sejenak.

Fitur semacam itu terdengar seperti alat yang diharapkan orang tua digunakan oleh anak remaja untuk mengurangi perilaku penggunaan aplikasi yang adiktif. Namun, menurut mantan ilmuwan data tersebut, kenyataannya tidak demikian.

Meta sebelumnya mengklaim bahwa sekitar 90% remaja yang menggunakan alat seperti Take a Break tetap mengaktifkannya. Akan tetapi, angka internal yang kemudian terungkap menunjukkan bahwa hanya sekitar 0,165% hingga 0,2% remaja yang benar-benar memanfaatkan Take a Break dengan semestinya.

Take a Break kini aktif secara default untuk akun remaja

Pada saat data tersebut dikumpulkan, Take a Break masih harus diaktifkan secara sukarela oleh pengguna. Kini, fitur itu sudah aktif secara default untuk akun remaja, yang diharapkan dapat sedikit meningkatkan jumlah penggunaannya.

Mengingat jumlah pengguna Meta sangat besar, pengacara perusahaan berusaha berargumen bahwa persentase yang sangat kecil tersebut tetap mewakili ratusan ribu remaja. Hal itu mungkin benar, tetapi angka tersebut tetap menunjukkan banyak remaja tampaknya memilih menggunakan platform tanpa seluruh perlindungan yang tersedia.

Anda bisa mengarahkan remaja menuju perangkat lunak untuk memperbaiki perilaku, tetapi tidak bisa memaksa mereka mengekliknya.

Poin penting

  • Instagram Take a Break sejak 2021
  • Hanya 0,165%–0,2% remaja memakainya
  • Take a Break aktif default untuk remaja
  • Meta digugat 29 negara bagian
  • Alat untuk memutus penggunaan adiktif

Take a Break dibuat untuk membantu mengurangi penggunaan Instagram yang berlebihan, tetapi data internal Meta menunjukkan tingkat pemanfaatannya oleh remaja sangat rendah. Pengaktifan otomatis pada akun remaja kini diharapkan dapat meningkatkan angka tersebut.

Sumber: Android Authority

Lihat juga