

Ringkas: Apple Vision Pro paling menyenangkan digunakan sambil berbaring dan menatap ke atas untuk menonton film atau serial, terutama dalam format 3D.
Apple Vision Pro merupakan salah satu perangkat keras Apple yang paling menarik sejauh ini. Teknologinya sangat mengesankan, tetapi bentuk perangkat ini kemungkinan hanya menjadi platform sementara untuk memperkenalkan visionOS sebelum Apple akhirnya menghadirkan kacamata.
Apple Vision Pro mulai lebih terjangkau
Saya membeli Apple Vision Pro pada akhir tahun lalu. Meskipun belum sering menggunakannya, ada satu skenario penggunaan yang benar-benar membuat perangkat ini terasa menyenangkan.
Saat Vision Pro diluncurkan, potensinya terlihat hampir tidak terbatas. Headset ini dipandang sebagai perangkat yang dapat mengakhiri ketergantungan pada banyak layar. Mac Virtual Display juga terlihat menarik, begitu pula gagasan FaceTime spasial, meski Persona terasa agak janggal saat pertama kali dirilis.
Namun, setelah masa antusiasme awal berakhir, banyak orang menyadari bahwa headset ini cukup berat sehingga sulit dipakai dalam waktu lama. Akibatnya, sejumlah pemilik mulai menjual Vision Pro mereka. Kondisi tersebut membuat perangkat bekas bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih rendah.
Saat ini, harga rata-rata Vision Pro bekas berada di sekitar 1.500 dolar AS, jauh lebih ringan dibandingkan harga awal model baru yang dimulai dari 3.699 dolar AS.
Konten menjadi keunggulan utama Vision Pro
Jika ada satu hal yang benar-benar menjadi keunggulan Vision Pro, itu adalah konsumsi konten. App Store mungkin belum terlalu menarik dalam banyak hal, tetapi sebagian besar aplikasi streaming sudah tersedia, termasuk Disney+, HBO Max, dan kini YouTube. Netflix menjadi pengecualian terbesar. Tentu saja, pengguna juga dapat mengakses Apple TV.
CEO Apple yang akan segera meninggalkan jabatannya, Tim Cook, pernah membagikan cara favoritnya menggunakan Vision Pro pada Januari 2025. Ia kembali menyinggungnya bulan lalu dalam wawancara di pemutaran perdana musim keempat Ted Lasso.
“Oh yes, of course, and watch it lying down on Vision Pro, there’s nothing quite like that.”
Cook ditanya apakah ia berencana menonton musim keempat Ted Lasso menggunakan Apple Vision Pro. Menurut laporan, ia menonton musim ketiganya dengan cara tersebut. Jawabannya, jika diterjemahkan, adalah bahwa ia tentu akan menontonnya sambil berbaring menggunakan Vision Pro karena tidak ada pengalaman yang seperti itu.
Cara terbaik menggunakan Apple Vision Pro
Saya tidak selalu menonton serial dan film menggunakan Vision Pro. Penggunaannya kadang membutuhkan komitmen besar, terlebih multitasking di Vision Pro terkadang sulit karena papan ketik perangkat lunaknya kurang baik.
Namun, ketika menonton serial atau film dengan Vision Pro, saya selalu menggunakan metode Tim Cook: berbaring sambil menatap ke atas. Posisi ini sepenuhnya menghilangkan kekhawatiran tentang bobot headset dan terasa cukup menenangkan jika memiliki waktu untuk menggunakannya.
Vision Pro merupakan produk yang cukup mahal jika hanya digunakan sesekali untuk menonton televisi, terutama berdasarkan harga eceran yang disarankan. Namun, karena harganya telah banyak turun, membeli satu unit hanya untuk digunakan sebagai televisi virtual di waktu tidur bukanlah ide yang sepenuhnya buruk. Pengalamannya menyenangkan, terutama saat menonton dalam format 3D.

Kesimpulannya, penggunaan Apple Vision Pro sambil berbaring menjadi cara favorit yang membuat perangkat ini terasa nyaman dan menyenangkan, khususnya untuk menikmati film atau serial 3D.
Poin penting
- Apple Vision Pro untuk menonton
- Harga bekas sekitar 1.500 dolar AS
- Harga baru mulai 3.699 dolar AS
- Metode Tim Cook sambil berbaring
- Konten 3D terasa menyenangkan
Sumber: https://9to5mac.com/2026/08/29/heres-how-i-enjoy-using-apple-vision-pro/