Senin, 24 Agustus 2026, Agustus 24, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-24T10:40:19Z
AndroidGoogleTechTutorial

7 Trik Google Maps di Android yang Layak Anda Coba

Senin, 24 Agustus 2026

7 Trik Google Maps di Android yang Layak Anda Coba

Ringkas: Tujuh trik Google Maps ini membantu pengguna Android menyimpan lokasi parkir, memeriksa lalu lintas, menghindari tangga, hingga memakai peta saat tidak ada internet.

Google Maps tidak hanya berguna untuk mencari alamat dan mengikuti petunjuk arah. Aplikasi navigasi milik Google ini juga menyediakan sejumlah fitur praktis yang kerap terlewat, termasuk penyimpanan lokasi parkir dan pilihan rute yang menghindari tangga. Dengan mengenali trik Google Maps tersebut, pengguna Android dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman sekaligus mengurangi kerepotan di jalan.

Trik Google Maps untuk perjalanan sehari-hari

Salah satu fungsi sederhana tetapi bermanfaat adalah menyimpan lokasi parkir. Setelah memarkir kendaraan, pengguna dapat mengetuk penanda lokasi berwarna biru di peta, lalu memilih opsi untuk menyimpan tempat parkir. Google Maps akan menandai posisi kendaraan sehingga pengguna tidak harus mengandalkan ingatan ketika kembali dari pusat perbelanjaan, area wisata, atau tempat parkir yang luas.

Fitur ini paling berguna jika posisi disimpan segera setelah turun dari kendaraan. Ketepatannya tetap bergantung pada GPS, yaitu sistem yang menentukan posisi perangkat menggunakan sinyal satelit dan sumber lokasi lainnya. Di gedung bertingkat atau area dengan sinyal lemah, penanda mungkin tidak menunjukkan lantai parkir secara akurat. Karena itu, pengguna sebaiknya tetap mencatat informasi tambahan seperti nomor lantai, zona, atau kode blok.

Trik berikutnya adalah memeriksa kondisi lalu lintas langsung. Lapisan lalu lintas menampilkan warna berbeda pada ruas jalan untuk membantu pengguna mengenali bagian yang lancar atau padat. Informasi ini dapat dipakai sebelum berangkat, bukan hanya ketika navigasi sudah berjalan. Google Maps juga dapat menyarankan rute alternatif, tetapi pengguna tetap perlu mempertimbangkan kondisi setempat karena situasi jalan bisa berubah dalam waktu singkat.

Rute Google Maps yang lebih sesuai kebutuhan

Google Maps memiliki opsi rute yang dapat disesuaikan dengan cara bepergian. Selain memilih mobil, sepeda motor, angkutan umum, berjalan kaki, atau bersepeda, pengguna dapat membuka pengaturan perjalanan untuk melihat pilihan tambahan yang tersedia. Salah satunya adalah rute yang menghindari tangga, fitur yang relevan bagi pengguna kursi roda, orang yang membawa kereta bayi, wisatawan dengan koper, atau siapa pun yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Meski demikian, opsi aksesibilitas bukan jaminan bahwa seluruh jalur akan bebas hambatan. Data mengenai trotoar, lift, ramp, atau akses masuk suatu tempat dapat berbeda antarwilayah dan mungkin belum selalu lengkap. Anggap rekomendasi Google Maps sebagai alat bantu awal, kemudian periksa detail lokasi atau hubungi pengelola tempat jika aksesibilitas menjadi kebutuhan penting.

Pengguna juga dapat menambahkan beberapa tujuan dalam satu perjalanan. Fitur beberapa perhentian cocok untuk menyusun rute saat harus mampir ke toko, mengantar seseorang, atau mengunjungi sejumlah tempat sekaligus. Urutan perhentian dapat diatur ulang agar perjalanan lebih masuk akal. Dengan begitu, pengguna tidak perlu membuat navigasi baru setiap kali tiba di satu lokasi.

Fitur peta offline dan berbagi lokasi

Peta offline merupakan trik Google Maps lain yang layak disiapkan sebelum bepergian. Pengguna dapat mengunduh area tertentu ketika masih terhubung ke Wi-Fi, lalu memakai data peta tersebut saat koneksi seluler lemah atau tidak tersedia. Fitur ini berguna di luar kota, daerah terpencil, atau ketika pengguna ingin menghemat kuota. Namun, informasi yang membutuhkan pembaruan langsung, seperti kemacetan terbaru, tidak akan selengkap saat perangkat tersambung ke internet.

Untuk perjalanan bersama, Google Maps juga menyediakan berbagi lokasi secara real-time. Pengguna dapat menentukan siapa yang menerima lokasi dan berapa lama akses diberikan. Fungsi ini membantu keluarga atau teman mengetahui perkiraan posisi tanpa harus terus bertukar pesan. Karena menyangkut privasi, akses sebaiknya hanya diberikan kepada orang tepercaya dan dihentikan ketika sudah tidak diperlukan.

Trik ketujuh adalah mengukur jarak langsung pada peta. Dengan menjatuhkan pin pada suatu titik dan memilih fungsi pengukuran jarak, pengguna dapat menambahkan titik lain untuk mengetahui jarak garis lurus di antara lokasi. Hasilnya bukan jarak perjalanan melalui jalan raya, tetapi tetap berguna untuk memperkirakan rentang suatu area, membandingkan posisi, atau merencanakan aktivitas luar ruangan.

Hal yang perlu diperiksa sebelum berangkat

Nama menu dan ketersediaan beberapa fitur dapat berbeda menurut versi aplikasi, jenis perangkat, serta wilayah. Pengguna Android sebaiknya memperbarui Google Maps melalui Google Play Store agar memperoleh fungsi dan perbaikan terbaru. Izin lokasi juga perlu diaktifkan jika ingin menggunakan navigasi, menyimpan parkir, atau berbagi posisi secara akurat.

Pada akhirnya, manfaat terbesar Google Maps muncul ketika fitur-fiturnya disesuaikan dengan kebutuhan, bukan sekadar menerima rute pertama yang ditawarkan. Menyimpan parkir, memeriksa kemacetan, mengunduh peta offline, dan meninjau pilihan aksesibilitas hanya membutuhkan sedikit persiapan, tetapi dapat membuat perjalanan sehari-hari lebih terencana dan nyaman.

Poin penting

  • Tujuh trik Google Maps Android
  • Penyimpanan lokasi parkir kendaraan
  • Rute yang menghindari tangga
  • Lalu lintas dan rute alternatif
  • Peta offline tanpa koneksi
  • Perbarui aplikasi sebelum bepergian

Sumber: How-To Geek Android

Lihat juga